Oknum Guru Remas Payudara Siswi saat KBM, Netizen: Hati-hati, Hukum Negara Kita kan Suka Kebalik
Oknum Guru Remas Payudara Siswi saat KBM, Netizen: Hati-hati, Hukum Negara Kita kan Suka Kebalik

Oknum Guru Remas Payudara Siswi saat KBM, Netizen: Hati-hati, Hukum Negara Kita kan Suka Kebalik

eportal.id, Minahasa – Beredar foto-foto kelakuan oknum guru cabul viral di media sosial. Ada empat foto beredar menunjukkan saat guru tersebut tampak meremas payudara siswi SMA yang sedang belajar.

Oknum Guru Remas Payudara Siswi saat KBM, Netizen: Hati-hati, Hukum Negara Kita kan Suka Kebalik
Oknum Guru Remas Payudara Siswi saat KBM, Netizen: Hati-hati, Hukum Negara Kita kan Suka Kebalik

Disinyalir, aksi bejat itu dilakukan saat kegiatan belajar mengajar (KBM) dari SMA Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Foto ini viral setelah diunggah akun berinisial YBD ke grup komunitas di media sosial.

“Terjadi kasus PELECEHAN S*KSUAL oleh seorang oknum TENAGA PENDIDIK pada salah satu SISWA di SMA saat KBM berlangsung. Kejadian ini terjadi di salah satu SMA MOTOLING,” tulisnya dalam keterangan foto, Senin (11/10/2021).

Dari foto yang beredar terlihat jelas bahwa siswi malang itu sedang menulis sesuatu pada bukunya.

Baca Juga:  Warga Maluku Tengah Gerebek Pesta Miras di Kantor Desa, Warga: Negeri Mau Dikemanakan?

Foto pertama menunjukkan bahwa di samping kanan siswi itu ada seorang temannya yang juga perempuan berdiri sambil melihat ke arah buku di atas meja.

Di saat yang sama, seorang oknum guru laki-laki berdiri di samping kiri dengan posisi tangan kanan memegang bagian payudara siswi itu.

Foto viral ini sontak mengundang kecaman keras netizen. Mereka mengutuk keras aksi guru yang memegang bagian payudara siswi.

“Waduh, bahaya itu yg upload bisa2 kena pasal. Hukum negara kita kan suka kebalik,” ungkap @bandengcri***

“ih si bapa otaknya kemana 🙁 gue yang liat ny aja kena mental apalagi mereka yang digituin, pengen tak timpuk pake swalo ih sebel,” ungkap @ayestheu***.

Baca Juga:  Heboh, Penumpang Ojek Diminta Bayar Rp.450.000, Begini Kejadiannya

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Sulut. Wakil Ketua DPRD Billy Lombok mengatakan, bila memang benar kejadiannya, ini merupakan pelanggaran berat.

“Orangtua menaruh kepercayaan besar kepada dunia pendidikan, dari dulu standar pendidikan kita tinggi, orang tua berkorban apa saja untuk menyekolahkan anak. Dilakukan penelusuran, bila benar berikan sanksi tertinggi,” tegas Billy. (eportal)

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *