Peduli Ukuran Takaran Untuk Melindungi Konsumen DKUPP Kota Probolinggo Tera Ulang Timbangan Pedagang

Probolinggo – Dalam rangka mewujudkan Masyarakat Melek Metrologi “Peduli Ukuran, Takaran dan Timbangan”, Unit Metrologi Legal Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo gelar pelayanan tera dan tera ulang untuk 11 pasar di Kota Probolinggo. Hari ini (2/11) pagi, kurang lebih 400 timbangan pedagang Pasar Baru dilakukan tera ulang, setelah sebelumnya kegiatan serupa digelar di Pasar Ketapang, Pasar Kronong dan Pasar Wonoasih, Selasa (02/11/2021).

Pada awalnya, pelayanan tera ulang selalu dilaksanakan oleh tim dari Disperindag Provinsi Jawa Timur di kantor kecamatan masing-masing. Dalam pelaksanaannya, hal tersebut dirasa memberatkan bagi pelaku, sehingga dibentuklah Unit Metrologi Legal DKUPP tahun 2020 yang selanjutnya melaksanakan pelayanan tera ulang langsung di lokasi pasar.

Baca Juga:  Festival Kesenian Hadroh Awali Peresmian Masjid Besar Nurul Hikmah Lombok

“Jadi setelah kita punya kewenangan dan kemampuan melaksanakan tera ulang mandiri, kita ada program Jemput Bola jadi kita ke pasar, biar pelaku lebih mudah dan tidak perlu membawa timbangan ke kecamatan,” jelas Kasi Kemetrologian DKUPP Donny Setiadi Putra.

Bagi alat timbangan yang lulus uji tera akan diberikan segel dan stiker “sah” yang berlaku setahun. Sementara yang tidak lulus uji akan dilakukan perbaikan di tempat. Menurut Donny, dari hasil pengamatan di beberapa pasar, masih banyak alat timbangan pedagang yang perlu diperbaiki. “Tapi setelah mengamati kita, rata-rata semua perlu perbaikan, karena terakhir tera ulang mereka di tahun 2015/2016, sudah lama sekali,” ucap Donny .

Baca Juga:  Dianggap Meresahkan, Tujuh Manusia Silver Terjaring Razia di Medan

Ditemui secara terpisah Kepala DKUPP Fitriawati menyampaikan bahwa pelayanan tera ulang ini merupakan upaya pemerintah melindungi konsumen.

“Jadi tera ulang khususnya di pasar itu adalah upaya dari pemerintah (Kota Probolinggo) untuk melindungi konsumen, karena selama ini memang pasar ini agak lama, hampir 6 tahun tidak ada tera ulang disana,” kata Fitriawati yang rencana akan merutinkan agenda serupa minimal 1 tahun sekali ini.

Melalui kegiatan tera ulang ia berharap, masyarakat merasa nyaman dan yakin saat berbelanja di pasar. “Dengan perbaikan timbangan yang ada disana, masyarakat yang membeli itu tidak ada keraguan, dia akan mendapatkan barang sesuai dengan timbangan yang dia beli,” terang Fitriawati yang menargetkan Kota Probolinggo sebagai daerah Tertib Ukur itu.

Baca Juga:  Dua Ekor Buaya Ditemukan Warga di Sungai Dekat Pemukiman Warga

Sudarmi, Salah satu pedagang sembako di Pasar Baru yang turut mentera ulang timbangannya Ryan, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.

“Bagus, bagus juga timbangannya cocok jadi pembeli senang penjual juga senang,” tegas Sudarmi, saat ditemui.

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *