Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai tanggal 25 Juli 2021, berdampak ke semua para pelaku usaha di Kota Probolinggo, salah satunya para pedagang di Pasar Tugu Aloon – Aloon Kota Probolinggo. Jumat (23/7/2021).
Sejak pemberlakuan PPKM Darurat kemarin, hingga PPKM Level 4 oleh pemerintah pusat, aktifitas jual beli di Pasar Tugu, dilarang sementara, guna mengurangi mobilitas dan kegiatan masyarakat, untuk menekan penyebaran COVID- 19.
Pemerintah Kota Probolinggo, memberikan bantuan Stimulus untuk para pedagang Pasar Tugu yang berjualan di hari Sabtu dan Minggu ini, bantuan dampak dari PPKM Darurat dan PPKM Level 4, hanya pedagang yang berdomisili dan ber KTP Kota Probolinggo.
Untuk pedagang Pasar Tugu yang ber KTP luar kota, diminta bantuan ke pemerintahnya masing – masing tempat tinggalnya.
Bantuan uang tunai Rp 200.000 akan diberikan selama 6 bulan kedepan, melalui rekening Bank Jatim, dan sembako berupa beras di 2 kecamatan, Kecamatan Kanigaran dan Kecamatan Mayangan ke 366 pedagang Pasar Tugu yang tercatat di DKUPP (Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Dam Perdagangan) Pemerintah Kota Probolinggo).
Erna Lindawati (47), warga Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, yang berjualan Frozen Food dan pedagang secara online, sangat berdampak sekali usahanya, selain ditutup aktifitas Pasar Tugu saat PPKM Darurat dan dilanjutakan PPKM Level 4, usahanya macet dan terancam gulung tikar, dan alhamdulillah Pemerintah Kota Probolinggo, masih peduli terhadap para pelaku usaha dan warganya, selama pandemi COVID- 19, selalu mengelontor bantuan baik sembako dan uang tunai, dan bantuan sangat dibutuhkan di saat pandemi COVID- 19.
“Selama pandemi COVID- 19, dan pemerintah pusat memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat dan Level 4, aktifitas Pasar Tugu di tutup sementara, dan dampak pandemi COVID- 19, sangat dirasakan usahanya anjlok dan terancam bangkrut, namun dengan pemberian bantuan Stimulus dan sembako yang rutin diberikan Pemerintah Kota Probolinggo, sangat membantu perekonomiannya” ujar Erna, saat dikonfirmasi Eportal.id.
Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, bantuan Stimulus perlu dilakukan untuk para pelaku usaha, untuk percepatan penanganan dampak pandemi COVID- 19, dan sumbangsih pemerintah terhadap warganya karena dampak pandemi COVID- 19, dan pemberlakuan PPKM Level 4, semoga bantuan bisa meringankan beban ekonomi semua pelaku usaha yang terferivikasi oleh Dinas DKUPP, selama Pasar Tugu ditutup.
“Bantuan Stimulus diberikan ke para pedagang Pasar Tugu Sabtu Minggu di Aloon – Aloon Kota Probolinggo, selama pasar ditutup, semoga sumbangsih bantuan Stimulus bermanfaat dan membantu perekonomian dampak pandemi COVID- 19, dalam pemberlakuan PPKM Darurat dan Level 4, namun hanya pedagang yang terferivikasi DKUPP Pemkot Probolinggo” tegas Habib Hadi.
Kami berharap para pedagang Pasar Tugu dan semua pelaku usaha yang ada di Kota Probolinggo, untuk membantu pemerintah baik pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Probolinggo, untuk upaya memutus rantai penyebaran COVID- 19. (Adv)


Kunjungi Juga

Ratusan Pemulung dan Tuna Wisma Divaksin Di TPA Oleh Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota

Probolinggo – Ratusan pemulung, tuna wisma dan warga sekitar TPA (Tempat Pembuangan Akhir), dilakukan vaksin …

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi Pemkot Probolinggo Bersama KPK Gelar Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi

Probolinggo – Antisipasi melanggar tindak pidana korupsi dan grativiikasi Pemerintah Kota Probolinggo bersama Komisi Pemberantasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *