Categories: Biro MakassarNews

Pemkab Pangkep Gencarkan Perang Melawan Stunting Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Pemkab Pangkep Gencarkan Perang Melawan Stunting Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Pangkep, 3 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus memperkuat langkah percepatan penurunan angka stunting dengan menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) serta Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Selasa (3/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor untuk menjawab tantangan stunting yang masih menjadi persoalan serius di daerah tersebut. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) per Februari 2025, tercatat sebanyak 2.132 anak mengalami stunting yang tersebar di 13 kecamatan. Tiga kecamatan dengan angka tertinggi yakni Labakkang (349 anak), Bungoro (336 anak), dan Ma’rang (274 anak).

Gerakan GENTING: Kolaborasi untuk Generasi Sehat

Dalam rangka menanggulangi persoalan tersebut, Pemkab Pangkep meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan ini mendorong partisipasi aktif para pejabat pemerintah sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang terdampak stunting.

Melalui surat keputusan resmi, setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan membina minimal dua anak, sedangkan pejabat eselon III dan IV masing-masing satu anak. Dengan begitu, diharapkan setiap OPD dapat bertanggung jawab terhadap lima hingga sepuluh anak asuh.

Komitmen Pemkab: Transparansi dan Sinergi

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh terhadap program ini. Ia mengajak seluruh jajaran untuk bersinergi, transparan, dan bertanggung jawab dalam proses pendampingan.

“Program ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah panggilan kemanusiaan. Tidak boleh ada nepotisme. Bantuan dan perhatian harus benar-benar menyentuh mereka yang berhak,” tegasnya.

 

Menuju Generasi Bebas Stunting

Melalui GENTING, Pemkab Pangkep berharap bisa mencapai target penyediaan 2.132 orang tua asuh, sesuai jumlah anak yang terdampak. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan bebas dari stunting.

 

Sukma Paramita

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

15 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago