Pemkab Probolinggo Luncurkan Aplikasi E – PIPAD Bayar Pajak PBB Secara Online Saat Pandemi Corona

Probolinggo – Menghindari kerumunan disaat pandemi COVID- 19, dan antisipasi penyebaran Corona, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, buat aplikasi E-PIPAD, untuk memudahkan masyarakat untuk bayar Pajak Bumi Bangunan (PBB).
“Selain untuk mengetuk kesadaran untuk taat bayar pajak, dan meminimalisir penyebaran COVID- 19, karena banyaknya orang membuat kerumunan massa saat bayar pajak PBB, Pemkab Probolinggo, luncurkan aplikasi online E-PIPAD, untuk bayar PBB secara online, ngak perlu datang ke kantor pajak, dan operator ahli IT asli warga Kabupaten Probolinggo” ujar Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Jumat (26/2/2021).
Masyarakat atau wajib pajak, bisa mendowload aplikasi E-PIPAD di play store di smartphone miliknya, dan ikuti panduannya selanjutnya, sangat gampang caranya.
“Cara memiliki aplikasi buat bayar pajak PBB, warga bisa mendowload di play store di smartphone miliknya, nanti keluar barcode, dan pajak sudah terbayarkan secara online dan sah, ngak perlu capek dan keluarkan biaya datang ke kantor desa, di mall pelayanan publik maupun ke kantor pajak, aplikasi ini cocok untuk masa pandemi Corona saat ini” jelas Puput Tantriana Sari. Saat dikonfirmasi di Pendopo Bupati Probolinggo.
Sementara menurut Kepala Bank Indonesia Perwakilan Malang, Azka Subhan, sangat setuju dan memberi apresiasi atas inovasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo, apalagi saat ini Pemerintah Indonesia, terus berjuang memutus mata rantai penyebaran COVID- 19, dengan aplikasi E-PIPAD kedepan bisa memudahkan wajib pajak, dan tidak lagi melakukan pembayaran pajak PBB secara tunai, melainkan non tunai.

Baca Juga:  Badan Kurus Kering, 2 Anak Yatim Piatu Kelaparan di Muara Enim, Ini Faktanya

“Memberi apresiasi dengan inovasi yang dibuat Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dengan membuat aplikasi untuk membayar pajak PBB secara online, dengan aplikasi E-PIPAD, selain mempermudah warga bayar pajak, juga wajib pajak ngak perlu bayar tunai, melainkan secara non tunai, dan aplikasi ini membantu Pemerintah Republik Indonesia, terus berjuang melawan dan memutus penyebaran COVID- 19” tegas Azka Subhan, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Malang.

Bupati Probolinggo, tidak hanya masyarakat di suruh dan patuh bayar Pajak Bumi Bangunan, Puput Tanriana Sari, juga mengancam semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN dilingkungan Pemkab Probolinggo, wajib lunas pajak, awas kalau nunggak pajak PBB, maka tunjangan kinerja tidak akan diberikan.

Kunjungi Juga

Walikota Probolinggo Pantau Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar Dan Rumah Warganya Dampak Kebakaran

Probolinggo – Kebakaran hebat yang terjadi di sebuah pabrik kayu di Jalan Prof Hamka, Kota …

Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *