Pemprov Jatim Bersama Pemkot Probolinggo Gelar Sosialisasi Millenial Job Center Untuk Buka Lapangan Kerja Baru Di Era Digitalisasi

eportal.id, Probolinggo РSosialisasi MJC (Millenial Job Center) yang di selenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Probolinggo, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Hotel Bromo Park kota setempat. Rabu (11/03/2020).

Kegiatan Millenial Job Center (MJC) yang di hadiri oleh, Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, Habib Hadi Zainal Abidin Walikota Probolinggo, seluruh OPD dilingkungan Pemkot Probolinggo, Muspida, semua elemen masyarakat, seperti pelaku usaha home industri, ibu-ibu, dan para pelajar.

Tujuan Millenial Job Center sebagai wadah pengembangan karir generasi millenial di era GIG ekonomi untuk menjadikan terobosan baru dalam mengurangi angka pengangguran di Jawa Timur, terobosan dari Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak, Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

Wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, untuk wadah pertukaran informasi dan jaringan diantara client – mentor – talenta, bertujuan untuk menciptakan ekosistem freelancer yang kompetitif dan kondusif di Jawa Timur.

Baca Juga:  Akhirnya Jebol, 3 Warga Kabupaten Probolinggo Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

Guna menciptakan peluang project pekerjaan bagi para freelancer khususnya di wilayah Jatim untuk bersaing di era baru, untuk menambah keahlian sesuai dunia kerja millenial seperti, Web Developer, Content Creator, Event Organizer, Game Developer, 3D Spesialis, Digital Marketing, Travel and Food Blogger dan lainnya.

Platform MJC ditujukan untuk millenial dan gen zers berusia 18 sampai 35 tahun, lulusan SMA, mahasiswa dan lulusan ilmu tehnologi yang ingin mendapatkan network peluang project dari cliennya.

Dwi Hermanto, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, MJC (Millenial Job Center), semoga bisa mengembangkan usaha mikro dan UMKM di Kota Probolinggo bisa meningkatkan perekonomian masyarakat kedepannya.

“Semoga dengan kegiatan sosialisasi mileneal job center, bisa menambah kegiatan usaha UMKM dan usaha milineal kedepan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khusus di Kota Probolinggo” jelas Dwi saat di wawancarai.

Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo, semoga dengan terobosan bisa membuka lapangan usaha baru, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi kreatif, perlu ketrampilan para pelaku usaha ekonomi kreatif, diharapkan akan menambah pengetahuan, dibantu oleh pemerintah, program penambahan lapangan pekerjaan juga bagian dari program visi misi kampanyenya.

Baca Juga:  Warga Mamuju Beri Dukungan Pasien Corona Saat Banyak yang Tolak

“Saya berterima kasih ke semua pihak atas dukungan di acara sosialisasi MJC (Millenial Job Center), untuk menambah pengetahuan usaha di era digitalisasi, untuk bisa bersaing sehat dan menghasilkan produk yang baik, dan tentunya akan meningkatkan perekonomian di kota ini” tegas Habib Hadi saat ditemui.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kami adakan di Kota Probolinggo, karena kota ini sangat bagus dan banyak kita lihat pekerjaan yang di geluti oleh warga di saat era digitalisasi, perusahaan dulunya pihak memerlukan tempat yang luas untuk menampung para pekerjanya, namun di era ini, para pekerjanya bisa melalui program digitalisasi tehnologi, juga seperti kita saat membeli mobil bekas dulu untuk mencari perlu melihat surat kabar, namun banyak tidak sesuai, namun sekarang untuk melihat bisa langsung melihat unitnya di kirim via Whatshaap dan tidak akan ada masalah salah informasi, di era digitalisasi.

Baca Juga:  Perampok Bersenjata Pistol dan Sajam Satroni Kantor Ekspedisi

“Semoga dengan era digitalisasi, semua bisa menciptakan suatu lapangan pekerjaan, dengan tehnologi dan bisa menjadi ladang mencari uang, seperti programer, animation developer, anti hacking programming, sound spesialis ligting dan lainnya, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat” ujar Emil saat menghadiri kegiatan sosialisi MJC.

Kenyataan menunjukkan kalau profesi freelancer kini kian dilirik oleh masyarakat Indonesia, menunjukkan hasil riset menyatakan angka frelancer di Indonesia tahun 2019 meningkat menjadi 16 persen dibanding tahun 2018 lalu.

Dari data BPS bulan Mei 2019, basis angkatan kerja di Indonesia, total 136,18 juta orang, yang memiliki pekerjaan 129,36 juta orang, 6,82 juta orang masih pengangguran, yang sudah bekerja freelance 4,55 persen atau 5,89 juta orang. (Risty)

Kunjungi Juga

Bendera Merah Putih Robek dan Lusuh, Danramil Amuk Kepala Desa. (ilustrasi istimewa)

Heboh, Empat Ibu Gunting Bendera Merah Putih di Sumedang

eportal.id, Sumedang – Video aksi empat ibu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merusak bendera Merah …

Ultah ke 42 FKPPI Probolinggo Bagikan Sembako Ke Kaum Dhuafa Dan Abang Becak

Probolinggo – Di Ultahnya ke 42 tahun, Forum Komunikasi Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Probolinggo, bagikan 300 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *