Penemuan Mahkota Raja Kuno di Blitar di Tengah Pandemi Corona. (foto: istimewa)
Penemuan Mahkota Raja Kuno di Blitar di Tengah Pandemi Corona. (foto: istimewa)

Penemuan Mahkota Raja Kuno di Blitar di Tengah Pandemi Corona

eportal.id, Blitar – Warga Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar Jawa Timur heboh dengan penemuan mahkota raja kuno di Blitar oleh Warsito, seorang penggali pasir setempat.

Warga yang penasaran kemudian beramai-ramai mendatangi rumah Warsito untuk melihat mahkota raja temuannya.

Petugas dari Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Porbudpar) Kabupaten Blitar juga datang untuk memeriksa mahkota raja.

Saat diukur, mahkota raja yang terbuat dari tembaga ini memiliki tinggi 30 cm dengan diameter 60 cm. Ketika ditimbang, beratnya mencapai 2 kilogram.

Fendri yang merupakan istri Warsito mengaku, penemuan ini berawal ketika suaminya menggali pasir di pinggir sungai kecil belakang rumahnya. Saat membuang plastik, tiba-tiba tersangkut sesuatu.

Baca Juga:  Meningkatkan Kualitas Lingkungan Hidup, DLH Bersama Masyarakat Kota Probolinggo Gelar Tanam 500 Pohon

Begitu diperiksa, ternyata plastik tersangkut mahkota dengan dengan motif ular. Bahkan Fendri mengaku, sebelum mahkota itu ditemukan, ia sempat bermimpi didatangi kawanan ular.

Sementara Kepala Dinas Porbudpar Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, ia tidak bisa memastikan mahkota itu berasal dari kerajaan zaman apa. Guna memastikannya, ia akan melaporkan penemuan ini ke Dinas Purbakala Trowulan, Mojokerto.

Untuk sementara mahkota raja kuno di Blitar ini disimpan oleh Keluarga Warsito sambil menunggu kedatangan petugas dari Dinas Purbakala Trowulan.

Penemuan mahkota logam di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabuaten Blitar direspon Balai Peninggalan dan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

Lembaga itu langsung menerjunkkan arkeolog untuk mengecerk keberadaan mahkota logam yang ditemukan Wasito. Dari hasil pengecekan, mahkota logam tersebut ternyata bukan peningalan zaman kerajaan, melainkan buatan era modern. Sebab, ada paku yang tertingal pada mahkota logam tersebut.

Baca Juga:  Balap Liar di Makassar saat PSBB, 49 Remaja Diamankan dan Disanksi

Nugroho Harjo Lukito Arkeolog BPCB Jatim mengatakan, mahkota yang ditemukan warga Blitar tersebut bukan benda purbakala. Mahkota tersebut buatan pengerajin dan sengaja dibuang agar nilai jualnya tinggi.

(antvklik)

Kunjungi Juga

Sapi Kurban Ngamuk Seruduk Polisi di Blitar, Tewas Setelah Ditembak

Sapi Kurban Ngamuk Seruduk Polisi di Blitar, Tewas Setelah Ditembak

eportal.id, Blitar – Seekor sapi kurban jenis Brahma di kota Blitar, Jawa Timur terlepas dan …

Tak Punya Smartphone untuk Belajar Online, Siswa Belajar Sendirian di Sekolah. (foto: detik.com)

Tak Punya Smartphone untuk Belajar Online, Siswa Belajar Sendirian di Sekolah

eportal.id, Rembang – Ibarat hari-hari sebelum pandemi Covid-19. Seorang siswa kelas VII SMPN 1 Rempanh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *