Pengrajin Se- Kelurahan Jati Kota Probolinggo Bersama Polisi Bagikan Masker Batik Di Jalanan

Probolinggo – Banyak cara dilakukan dalam peringatan Hari Batik Nasional di Kota Probolinggo, sejumlah anggota polisi dari Polres Probolinggo Kota dan Lurah Jati dan sejumlah pengrajin batik se Kelurahan Jati, melakukan bagi-bagi ratusan masker batik ke pengguna jalan. Jumat (2/10/2020).

Selain anggota Polres Probolinggo Kota dan warga dari Kampung Tangguh Semeru, Kelurahan Jati, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ganti warga pakai masker scuba diganti masker batik berkwalitas SNI, yang dibeli oleh pihak kepolisian.

Masker batik ini merupakan karya tangan dari home industri warga di Kelurahan Jati, dan selama ini dijual melalui sistem online hingga membuat warganya terutama ibu-ibu bisa mendapat penghasilan tambahan.

Baca Juga:  Boikot Produk Prancis, Ratusan Massa Demo Tempat Les Bahasa Prancis

Secara kolaborasi mereka selanjutnya membagikan sekitar 300 masker batik ke pengguna jalan di beberapa perempetan traffic light, di pertigaan jalan Hayam Wuruk Kelurahan Jati, perempatan traffic ligth Brak, traffic ligth di Wiroborang.

Selain abang becak tidak pakai masker, juga masih ditemukan warga yang kedapatan masih mengenakan masker jenis scuba, oleh petugas Polwan, langsung diganti dengan masker batik yang dibuat khusus dengan kain rangkap, sehingga bisa melindungi dengan baik para pemakainya.

Salah satu warga Kelurahan Jati, Sevia, salah satu pengguna jalan ini misalnya dia selama ini selalu memakai masker jenis scuba, namun setelah mendapat masker batik, dia mengaku malah nyaman memakai masker kain batik ini.
“Lebih enak masker batik pemberian dari polisi, enak dan nyaman pemakaiannya, dari pada masker scuba yang saya pakai, semoga langkah pihak kepolisian, perajin batik, dan bersama perangkat Kelurahan Jati, bisa menekan penyebaran COVID- 19 semakin luas” jelas Sevia saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Balita Positif Corona di Garut, Diduga Ketularan Ayah yang Mudik dari Jakarta

Sementara itu menurut Kasat Binmas Polres Probolinggo Kota, AKP Retno Utami, pada gelombang pertama ini pihaknya membeli sekitar 300 masker batik buatan warga Kampung Tangguh Semeru, semoga di Hari Batik Nasional ini, warga justru lebih memilih masker batik dari pada masker scuba atau masker batik kain biasa yang tidak sesuai arahan WHO.
“Di Hari Batik Nasional, kita membeli masker batik buatan warga di Kelurahan Jati, kita bagikan ke warga dan para pengguna jalan yang memakai masker scuba, diganti masker batik berkwalitas baik, yang sudah dilarang karena berisiko tidak aman dari COVID- 19 dan berstandar SNI” tegas AKP Retno saat dikonfirmasi.

Baca Juga:  Harga Cabai Mulai Melemah Usai Idul Fitri

Diharapkan pada moment Hari Batik Nasional ini, warga lebih mencintai batik dan memakai masker batik buatan warga sendiri.
Hingga saat ini di Kota Probolinggo, orang yang sembuh dari terpapar COVID- 19 total 394 orang, dan masih di rawat di ruang isolasi masih 53 orang dan meninggal dunia total 35 orang.

Kunjungi Juga

Walikota Probolinggo Pantau Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar Dan Rumah Warganya Dampak Kebakaran

Probolinggo – Kebakaran hebat yang terjadi di sebuah pabrik kayu di Jalan Prof Hamka, Kota …

Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *