Peringati Hari Ibu, Desa Banjaranyar Gelar Lomba Memasak Angkat UMKM dan Kearifan Lokal
Banyumas – Dalam rangka memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan lomba memasak yang melibatkan ibu dan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi UMKM lokal sekaligus menumbuhkan kembali nilai kearifan lokal dan ketahanan pangan keluarga.
Ketua Penyelenggara Kegiatan, Retno Nordiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai gerakan sederhana yang berangkat dari keluarga, khususnya dari peran seorang ibu.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk mengangkat UMKM yang ada di Desa Banjaranyar dengan mengusung tema kearifan lokal. Produk dan makanan yang ditampilkan berasal dari bahan pangan yang mudah didapat di sekitar desa dan bisa menjadi penopang ketahanan pangan keluarga,” ujar Retno.
Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan semata-mata untuk mencari pemenang, melainkan sebagai sarana menumbuhkan kembali rasa cinta dan kasih sayang dalam keluarga.
“Saya yakin semua ibu adalah pemenang. Tujuan utama lomba ini adalah meningkatkan rasa cinta kasih dalam keluarga, khususnya hubungan antara ibu dan anak,” ungkapnya.
Dalam lomba tersebut, peserta dibagi dalam beberapa tim, di mana setiap tim terdiri dari ibu dan anak dalam satu kelompok. Hal ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan emosional sekaligus menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.
“Melalui kegiatan memasak bersama, kami ingin mewujudkan kasih sayang seorang ibu yang sesungguhnya kepada anak dan keluarganya. Masakan seorang ibu itu selalu dibumbui rasa cinta,” tambahnya.
Jenis lomba yang diadakan salah satunya adalah lomba memasak dengan menu sederhana berbahan dasar pangan lokal. Menurut Retno, hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat tidak perlu mencari kuliner jauh ke luar daerah karena potensi pangan lokal di Desa Banjaranyar sangat melimpah.
“Kami ingin mengajak masyarakat kembali memasak di rumah, agar nutrisi dan kecukupan gizi anak tetap terjaga. Dari tangan seorang ibu, akan lahir sesuatu yang luar biasa,” katanya.
Najwa Laila Khoirunisa, siswi SMA peserta dari Kelompok Melati 7, mengikuti lomba memasak bersama ibunya dengan penuh antusias. Dalam lomba tersebut, mereka memasak mi goreng dengan topping seafood.
Najwa mengaku tidak mengalami kesulitan karena bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan sehari-hari yang sudah familiar. Ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti lomba memasak, dan ia merasa senang bisa terlibat langsung memasak bersama ibu.
Khotimah, salah satu peserta lomba memasak dari kelompok Dawis melati 7 sekaligus Ibu Najwa, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberi pengalaman kepada anak agar terbiasa memasak di rumah serta menumbuhkan semangat dan kemandirian anak di masa depan. Lomba memasak ini diharapkan dapat mempererat hubungan ibu dan anak sekaligus mengasah keterampilan memasak sejak dini.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…