Jakarta – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (16/6/2025), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional Zero Waste Warrior yang dilaksanakan serentak oleh insan PLN se-Indonesia.
Sebanyak 200 peserta turun langsung ke lapangan, terdiri dari pegawai PLN, perwakilan Pemerintah Kota Jakarta Utara, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.
Mereka dibagi ke dalam 14 tim dan menyisir garis pantai untuk memungut, memilah, dan menimbang sampah.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga lingkungan lewat kolaborasi lintas instansi.
“Kami bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara, serta menggandeng berbagai asosiasi untuk membersihkan lingkungan, terutama dari sampah,” ujarnya.
Andy menegaskan, pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkelanjutan, bahkan bisa menjadi sumber energi bersih.
Menurutnya, sudah ada contoh pemanfaatan sampah menjadi listrik di wilayah Bantargebang.
PLN siap mendukung program energi bersih dari sampah sebagai solusi masa depan yang ramah lingkungan.
Selain bersih-bersih pantai, aksi Bottle Up juga digelar dengan total 15.000 botol plastik terkumpul selama 3–11 Juni 2025.
Botol-botol ini setara dengan 210 kilogram sampah plastik yang akan didaur ulang.
Kegiatan Clean Up juga mencatatkan jumlah sampah yang dikumpulkan dan memberikan apresiasi bagi tim teraktif.
Unit PLN yang paling konsisten dalam pelaporan sampah bulanan turut diberi penghargaan.
Andy menyebut Pantai Marunda dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata lokal yang ramai saat akhir pekan.
“Kita ingin Pantai Marunda lebih bersih, agar masyarakat nyaman berkunjung ke sini,” katanya.
PLN juga mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, terutama botol air mineral.
Aksi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Program lain PLN UID Jakarta Raya termasuk pemadaman listrik satu jam, pembangunan sanitasi berbasis masyarakat, dan penanaman pohon produktif.
Andy berharap masyarakat makin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, demi mengurangi risiko banjir akibat sampah.
“Kami ingin Jakarta bebas sampah dan lebih sehat untuk generasi mendatang,” tutupnya.
(Wahyuni adina putri)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…