Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama
Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama

Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama

eportal.id, Probolinggo – Beragam cara dilakukan warga guna menciptakan pola hidup sehat, disamping kegiatan olah raga.

Seperti yang dilakukan warga Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo yang tergabung dalam Dasawisma Tulip.

Menyiasati imbauan physical distancing oleh pemerintah, warga setempat memilih menanam tanaman toga guna mengisi waktunya.

Selain kalangan ibu-ibu, para bapak kampung setempat juga aktif memanfaatkan waktu luangnya dengan menanam tanaman toga.

Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama
Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama

Cara yang digunakan pun, cukup sederhana. Mereka menanam tanaman toga di Polybag. Kalangan Ibu-ibu bertindak sebagai perawat tanaman mulai memupuk hingga menyiram.

Sementara bapak-bapak, bagian menanam tanaman mulai dari penyemaian, sampai menyiapkan polybag sebagai media penanaman.

Untuk jenis tanaman toga yang ditanam, mulai dari Jahe, Jahe Merah, Temulawak, Kunir hingga Serreh dan lainnya.

Baca Juga:  Tipu TKI Puluhan Juta, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Ketua Dasawisma Tulip, Erny mengatakan, penanaman tanaman toga sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 sejak dini. Serti mengisi waktu positif bagi warga.

Menurutnya nantinya, warga yang ikut menanam tanaman toga, bisa mengambilnya sewaktu-waktu guna dimanfaatkan sebagai kesehatan tubuh.

“Disini kita manfaatkan lahan kosong, sebagai lokasi tanam. Namun kedepan, agar tanaman toga semakin banyak jenisnya. Akan diwajibkan, setiap rumah ada tanaman toganya,” ujar Eny, Selasa (7/4/2020).

Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama
Perkuat Daya Tahan Tubuh, Warga Kampung di Kota Probolinggo Tanam Toga Bersama

Tokoh kampung setempat, Santoso menyampaikan, adanya perkumpulan Dasawisma Tulip sangat membantu menciptakan pola pikir masyarakat hidup sehat.

Dengan hal tersebut, masyarakat bisa lebih peduli menjaga kesehatannya secara bersama-sama di tengah pandemi penyebaran Virus Corona yang masih terjadi.

Baca Juga:  Viral Anak Sapi Lahir Berkepala 2 Hebohkan Warganet di Kabupaten Probolinggo

“Tentu hal ini sangat positif, dan bisa dicontoh masyarakat lainnya. Agar lebih peduli lagi, menjaga kesehatannya,” terangnya. (Risty)

Kunjungi Juga

Selama Januari Ada 21 Kasus DBD di Probolinggo 2 Orang Meninggal Dunia. (Ilustrasi istimewa)

Selama Januari Ada 21 Kasus DBD di Probolinggo 2 Orang Meninggal Dunia

Probolinggo – Musim penghujan, selama sebulan ini jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten …

Sejumlah Emak-Emak dan Warga Desa Tanjung Rejo Probolinggo Hadang Truk Tambang

Sejumlah Emak-Emak dan Warga Desa Tanjung Rejo Probolinggo Hadang Truk Tambang

Probolinggo – Tidak terima alan desanya rusak dan buat polusi udara, membuat sejumlah emak-emak di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *