Peternak di Malang Sukses Percepat Pertumbuhan Sapi Berkat Ramuan Ajaib

MALANG – Gianto, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, berhasil mengembangkan ternak miliknya, usai selama hampir 1 tahun berinovasi mempercepat pertumbuhan sapi. (senin, 4/1/2021) Inovasi itu dilakukan lantaran tekanan harga pasar yang tidak lagi bersahabat kepada peternak, pasca pandemi yang terjadi di Malang khususnya. Walaupun berstatus tradisional, inovasi yang dilakukannya bisa merubah kehidupannya. Menurutnya, pandemi, bukan lagi masalah bila kita bisa berinovasi, tentunya inovasi ini menyesuaikan prokes yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah. Sama halnya inovasi di dunia peternakan, bisa menjadi solusi utama di tengah kesulitan keuangan. Ternak sapi yang dimiliki Gianto tidaklah banyak, hanya 5 ekor saja, karena tekanan ekonomi, ia berupaya semaksimal mungkin mengubah pendapatannya dengan cara instant, yaitu mempercepat pertumbuhan sapi.  Berbagai cara dilakukan, bahkan ia terpaksa menguras kantongnya dalam-dalam, agar bisa mewujudkan impiannya. Hasil kerja keras di dunia pertanian terpaksa bergeser ke dunia peternakan. Tanpa dukungan dana maupun support siapapun, ia berupaya sendiri untuk bisa sukses di dunia peternakan. Iapun tancap gas menggelontorkan dana segar dari penjualan kubis miliknya.  Alhasil, ia bisa sukses membuat sapi usia 2 bulan berukuran sama seperti usia 4 bulan, dalam artian 2 kali lipat besar normal. Pertumbuhan sapi hasil ramuannya bisa dikatakan berbeda dari ukuran normal. Selain lebih cepat pertumbuhannya, kondisi sapi sehat tanpa ada gangguan kesehatan. (dodik)

Kunjungi Juga

Pelaku Pembunuh Wanita Di Dalam Kamar Kos, Teryata Pelakunya Suami Sirinya

Probolinggo – Selang beberapa jam pelaku pembunuhan Nurul Fadilah (25) warga jalan Kyai Sekar, Kelurahan …

Wanita Ditemukan Tewas Didalam Kamar Kos Dengan Luka Lebam Di Leher Seperti Di Cekik

Probolinggo – Perempuan perut besar seperti hamil ditemukan tewas di dalam kamar kost di jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *