Polisi Gadungan di Sumsel Memeras dan Numpang Hidup di Rumah Warga

eportal.id, Musi Banyuasin – Adi Wibowo (45 tahun), ditangkap jajaran Kepolisian Resor Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pria yang tercatat sebagai warga Surabaya, Jawa Timur, ini merupakan pelaku pemerasan dengan modus berpura-pura mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Aipda.

Kepala Kepolisian Resor Musi Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, mengatakan, kasus pemerasan dengan modus sebagai polisi gadungan tersebut terungkap setelah petugas mendapatkan laporan dari korban Wiji (45 tahun), warga Dusun Bedeng Tujuh Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya.

“Saat itu, korban mengaku sudah menjadi korban pemerasan oleh pelaku beserta rekan-rekannya,” katanya, Sabtu (15/2/2020).

Yudhi bilang, aksi pemerasan yang dilakukan pelaku ini bermula pada Juli 2019 lalu. Saat itu, pelaku beserta empat rekannya yang lain datang ke rumah korban menggunakan sebuah mobil, dan mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polda Sumsel. Saat itu, korban dituduh sebagai seorang bandar narkoba dan harus ditangkap.

Baca Juga:  Pemerintah Rencana Musnahkan Babi, Ribuan Massa Lakukan Aksi #SaveBabi di Medan

“Korban pun seolah-olah ditangkap dan akan dibawa ke Polda Sumsel. Namun, di tengah jalan, pelaku ini menghubungi istri korban dan meminta uang Rp 100 juta jika ingin suaminya dibebaskan,” katanya.

Kemudian, karena dalam posisi kebingungan dan takut, istri korban akhirnya hanya menyanggupi membayar uang sebesar Rp 25 juta.

Setelah lama berlalu, ternyata pelaku ini datang kembali ke rumah korban seorang diri untuk menumpang tinggal sejak 2 Februari lalu dengan alasan tengah bertugas di Musi Banyuasin.

“Meski takut, korban yang merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku ini akhirnya memberanikan diri melapor ke polisi. Hingga kemudian, pelaku akhirnya ditangkap saat berada di rumah korban,” katanya.

Baca Juga:  Baca Alfatihah Sambil Telanjang Dada, Pria ini Panen Kecaman Warganet

Menurut Yudhi, pelaku ini memang merupakan buronan polisi atas kasus pemerasan, selain itu dua orang lain rekan pelaku telah lebih dahulu ditangkap. Sementara dua orang lainnya masih diburu petugas.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku ini memang sering melakukan pemerasan. Modusnya menyamar jadi anggota polisi berpangkat Aipda dan mengaku bertugas di Polda Sumsel,” katanya.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti sebuah seragam polisi berpangkat Aipda, serta sejumlah pakaian jenis lainnya yang kerap digunakan pelaku dalam menjalankan aksi pemerasannya. Sementara petugas kini tengah memburu dua pelaku lain yang identitasnya sudah diketahui. (jrs/Urban.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *