Tapanuli Selatan, 9 Desember 2025 – PT Baro Agro Sentosa (BAS) –Artha Graha Peduli (BAS-AGP) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan turun langsung ke wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Sebanyak 26 personel BAS-AGP telah berada di lokasi sejak tanggal 25 November 2025 hingga 8 Desember 2025 untuk melaksanakan misi kemanusiaan, membantu masyarakat yang tengah memulihkan diri dari bencana.
Selama bertugas, tim BAS-AGP menyalurkan berbagai bentuk bantuan yang terdiri dari beras sebanyak 500 kilogram, 50 dus mi instan, serta 200 paket sembako yang masing-masing berisi 3 kilogram beras dan 8 bungkus mi instan. Selain itu, tim juga menyediakan 50 bungkus nasi siap santap untuk kebutuhan mendesak warga di posko. Tidak hanya bantuan logistik, BAS-AGP juga memberikan pelayanan pengobatan gratis dengan menghadirkan tenaga medis beserta obat-obatan yang diperlukan masyarakat pascabanjir bandang.
Bantuan tersebut disalurkan ke beberapa desa terdampak, yaitu Desa Huta Godang, Desa Garoga, Desa Batu Horing, serta Desa Muara Manoppas Blok A, B dan C, seluruhnya berada di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penyaluran dilakukan secara langsung ke posko penampungan bencana dan ke rumah-rumah warga, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Selain penyaluran bantuan, tim BAS-AGP juga terlibat dalam mendukung operasional dapur umum yang berada di Desa Huta Godang sebagai bentuk bantuan tambahan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama masa darurat.
Perwakilan PT Barumun Agro Sentosa (BAS), Raja Imron Ritonga, menyampaikan bahwa kehadiran BAS-AGP merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah yang sedang mengalami masa sulit. “Kami BAS-AGP hadir di tengah-tengah masyarakat Tapsel dan Tapteng untuk bersama-sama turut merasakan duka cita yang dirasakan saudara-saudara kita ini. Kami membawa bantuan sembako 500 kilogram beras dan 50 dus mi instan yang langsung kami serahkan ke posko penampungan bencana. Selain itu, kami juga membawa 200 paket sembako yang berisikan 3 kilogram beras dan 8 mi instan per paketnya, yang langsung kami berikan ke masing-masing rumah masyarakat di Desa Muara Manoppas Blok A, B dan C. Tim BAS-AGP juga membawa tenaga medis serta obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat pascabanjir ini.”
Ia kemudian menutup pernyataannya dengan harapan agar bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kiranya semoga kehadiran BAS-AGP ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang ini, dan sama-sama kita doakan kiranya semuanya dapat pulih kembali seperti semula,” ujarnya.
Dengan aksi cepat dan koordinasi lapangan yang intensif, BAS–Artha Graha Peduli menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan penanganan segera.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…