Jakarta – Dalam upaya memperkuat aspek keselamatan dan kesiapsiagaan di sektor transportasi perkotaan, PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) melalui Unit Pelaksana Teknis Kantor SAR Jakarta resmi menandatangani Memory Of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada minggu (22/6), yang bertempat di Area CFD Dukuh Atas Sudirman, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini juga diisi dengan Senam Zumba Bersama dengan mengajak para masyarakat yang melintas di Area Car Free Day (CFD) Jakarta untuk berolahraga sekaligus menyambut HUT Jakarta ke-498.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Indahwati Natangsa Tarigan, dan Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam penanganan kondisi darurat serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam bidang pencarian dan pertolongan di lingkungan operasional MRT Jakarta.
“MRT Jakarta tidak hanya berkomitmen menyediakan layanan transportasi massal yang nyaman dan tepat waktu, tapi juga aman bagi seluruh pengguna. Kerja sama dengan BASARNAS khususnya Kantor SAR Jakarta merupakan langkah strategis untuk memastikan sistem respons darurat kami berjalan efektif dan terintegrasi,” ungkap Mega Indahwati Natangsa Tarigan selaku Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda).
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi situasi kedaruratan di ruang publik.
“Kami siap memberikan dukungan teknis, pelatihan, hingga simulasi bersama untuk memastikan kesiapsiagaan personel MRT Jakarta dalam merespons situasi darurat, baik di dalam jalur maupun di stasiun,” tegas Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan dan peningkatan kapasitas personel, simulasi tanggap darurat bersama, penyusunan prosedur penanganan bencana, serta pertukaran informasi dalam rangka meningkatkan efektivitas pencarian dan pertolongan.
Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem keamanan dan keselamatan transportasi massal berbasis rel di Indonesia.
PT MRT Jakarta dan BASARNAS optimistis bahwa sinergi ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi strategis antar-lembaga negara dan BUMD.
(Wahyuni adina putri)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…