Sasa Care Sosialisasikan Cara Mengolah Daging Dengan Benar Ke UMKM Probolinggo

Probolinggo – PT Sasa Inti Gending bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, menggelar bincang santai bersama pelaku UMKM se – Kabupaten Probolinggo, tentang bagaimana mengolah dengan benar masakan berbahan daging sapi di tengah wabah PMK (Penyakit Mulut Dan Kuku) yang masih melanda. Kamis (21/7/2022).

Bertempat di aula PT Sasa Inti Gending, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, PT Sasa Inti yang bernaung dalam Sasa Care bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Pelaku UMKM, yang mengikuti acara ini rata-rata pedagang kuliner berbahan daging sapi, seperti penjual bakso, soto daging hingga rawon.

Hadir sebagai nara sumber Rida Atmiyanti, selaku Head Of Stakeholder Relation PT Sasa Inti, drh. Nicolas Nurliyanto, pejabat otoritas veteriner Kabupaten Probolinggo, Igo Loyola Corporate Chef Sasa serta perwakilan Pemkab Probolinggo.

Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku ditambah usai wabah pandemi COVID- 19 melanda, membuat pelaku usaha kecil kesulitan menjual dagangannya terutama makanan berbahan daging sapi.

Rida Atmiyanti, dengan adanya Sasa Care ini, merupakan bentuk kepedulian PT Sasa Inti, dalam merangkul pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo, agar tetap survive saat wabah PMK melanda.

“Guna tingkat perekonomian adanya dampak wabah PMK, berdampak buruk terhadap para pelaku UMKM khususnya penjual makanan berbahan daging sapi, kita beri cara yang benar mengolah daging sapi dengan benar, guna meningkatkan kepercayaaan pembeli, dan rasa aman ke hiegenisan makanan dari daging sapi yang di olah oleh para penjual khususnya di Kabupaten Probolinggo” ujar Rida, saat dikonfirmasi.

Perlu diketahui sejak tahun 1986 Indonesia bebas dari wabah PMK, bahkan pada tahun 1990 organisasi kesehatan hewan dunia menyatakan Indonesia bebas PMK, akhirnya wabah PMK kembali ditemukan pada bulan Mei 2022, dan banyak hewan ternak sapi terpapar di berbagai daerah di Indonesia.

Disisi lain, pedagang juga harus mengetahui cara mengolah masakan berbahan daging yang baik dan benar. Salah satunya merebus daging sekurang-kurang 30 menit di air mendidih minimal bersuhu 70 derajat Celcius.

Selain itu, mencuci daging sebelum direbus juga sangat penting agar daging benar-benar bersih dari kuman serta bakteri, drh Nico, menjelaskan pedagang tidak perlu takut untuk menjual masakannya berbahan daging sapi jika sudah dimasak dengan benar.

“Sebelum dimasak daging sapi perlu dicuci dengan bersih, agar kuman dan bakteri mati, setelah itu rebus dengan air mendidih 70 derajat celcius, selama 30 menit” tegas drh. nicolas Nurliyanto, selaku pejabat otoritas Veteriner Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Chef Igo Loyola, mempertunjukkan kebolehannya cara mamasak daging yang benar berikut dengan aneka bumbu yang diproduksi oleh PT Sasa, mulai bumbu dapur, tepung hingga santan dari PT Sasa.

Diharapkan agar pelaku UMKM tetap bertahan dan semakin kreatif dalam menjual dagangannya.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *