Satreskoba Polres Probolinggo Bekuk Pengedar Narkoba Lintas Kota

eportal.id, Probolinggo – Satreskoba Polres Probolinggo membekuk 3 pengedar sabu, jaringan antar kota dimana seluruhnya merupakan satu komplotan.

Mereka ditangkap dari tkp yang berbeda, dimana masih didalam wilayah hukum Kabupaten Probolinggo.

Masing-masing tersangka, yakni Mohammad Hafiz (23), Warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan dan Muhammad Faisal (41), Warga Desa Sepoh Gembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Shukor (43), Warga Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, penangkapan pertama kali dilakukan terhadap tersangka Hafiz dan Shukor, di pinggir jalan masuk Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/3/2020).

Penangkapan keduanya terang Kapolres, sempat tak berjalan mulus lantaran para tersangka sempat melawan, saat hendak ditangkap. Kendaraan yang ditumpangi petugas bahkan rusak, lantaran sengaja ditabrak kendaraan tersangka.

Baca Juga:  Miris, Tiga Kakak Beradik Makan Sabun Karena Miskin di Tapsel

“Kedua tersangka ini sempat melawan saat akan ditangkap, hingga akhirnya bisa dilumpuhkan petugas,” kata Kapolres, Kamis (12/3/2020).

Dari penangkapan keduanya, polisi mendapati barang bukti sabu seberat 4 gram, berikut dua unit ponsel dan 1 lembar tisu warna putih.

Usai diamankan, kedua tersangka langsung digelandang ke Mapolres Probolinggo guna proses hukum lebih lanjut.

Sementara tersangka Faisal sendiri, ditangkap berdasarkan pengembangan penyelidikan yang dilakukan petugas. Dimana saat ditelusuri, tersangka Faisal mendapat narkoba jenis sabu dari Shukor.

Dari penangkapan Faisal, petugas mendapati barang bukti sabu seberat 3 gram. Selain sabu, petugas juga mengamankan perlengkapan alat hisap sabu berupa sebuah bhong, 3 buah pipet kaca, 2 buah korek api dan lainnya.

Baca Juga:  Desa Sumber Kembar Resmi Menjadi Kampung Tangguh Covid-19

“Jadi dua tersangka Hafiz dan Faisal ini, mendapatkan sabu sama-sama dari Shukor selaku bandarnya. Namun kita akan terus telusuri, dari mana sebenarnya sabu tersebut berasal,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka akan dijerat Pasal 114 (1) sub 112 (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara atau maksimal seumur hidup. (Risty)

Kunjungi Juga

Bendera Merah Putih Robek dan Lusuh, Danramil Amuk Kepala Desa. (ilustrasi istimewa)

Heboh, Empat Ibu Gunting Bendera Merah Putih di Sumedang

eportal.id, Sumedang – Video aksi empat ibu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merusak bendera Merah …

Ultah ke 42 FKPPI Probolinggo Bagikan Sembako Ke Kaum Dhuafa Dan Abang Becak

Probolinggo – Di Ultahnya ke 42 tahun, Forum Komunikasi Putra-Putri TNI/Polri (FKPPI) Probolinggo, bagikan 300 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *