Categories: Biro JatengNews

Secarik Kertas dari Penjara: Tangisan Hati Slamet Marosono untuk Anak Istrinya

Secarik Kertas dari Penjara: Tangisan Hati Slamet Marosono untuk Anak Istrinya

Banyumas – Dari balik jeruji besi, Slamet Marosono alias Marosono hanya bisa menyampaikan harapannya melalui selembar kertas. Tulisan tangan itu berisi pesan sederhana namun penuh kecemasan: agar anak dan istrinya tidak terlantar dan tetap diopeni untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pesan tersebut dititipkan Slamet kepada kuasa hukumnya, Djoko Susanto, SH. Dalam tulisannya, Slamet mengungkapkan kegelisahan mendalam karena sejak dirinya ditahan, keluarganya kehilangan tumpuan hidup.

“Selama ini mereka butuh makan dan keperluan sehari-hari dari hasil kerja saya. Sekarang saya tidak bisa bekerja,” tulis Slamet dengan nada pilu.

Slamet sebelumnya bekerja sebagai buruh lepas dengan penghasilan tidak menentu. Namun dari pekerjaan itulah, ia menghidupi istri dan anak-anaknya. Kini, keluarga kecil itu harus bertahan tanpa penghasilan, menunggu kejelasan nasib kepala keluarga mereka.

Ketiga tersangka sama sekali bukan orang yang memahami seluk-beluk emas atau dunia pertambangan. Marosono hanyalah tukang bengkel las yang sehari-hari bergelut dengan besi dan mesin, Gito bekerja sebagai buruh sopir dan angkut, sementara Yanto menjalani pekerjaan serabutan seperti antar-jemput anak dan pekerjaan kecil lainnya. Mereka bukan orang kaya, bukan pula pemilik lahan tambang dengan hamparan tanah luas, melainkan rakyat kecil yang hidup dari keringat harian, jauh dari gambaran pengusaha tambang atau pemodal besar yang selama ini lekat dengan bisnis emas.

Kuasa hukum berharap pesan tersebut dapat mengetuk hati pihak terkait agar kondisi istri dan anak Slamet tidak luput dari perhatian selama proses hukum berlangsung. Di luar tembok penjara, keluarga Slamet hanya bisa menunggu dengan penuh harap dan kecemasan.

Kus Woro

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

14 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

14 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

16 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

18 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago