Categories: News

Sejumlah PPKS Terjaring Razia Tiga Pilar

Sejumlah PPKS Terjaring Razia Tiga Pilar

Jakarta – Sejumlah Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kocar-kacir saat melihat kedatangan mendadak personel Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, dan Polri untuk razia di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin malam.

Seorang pemulung bahkan tampak meronta-ronta saat akan diringkus ke dalam mobil patroli milik Dinas Sosial oleh petugas gabungan. Di kawasan yang sama, ada juga seorang juru parkir liar yang sempat kabur namun berhasil ditangkap oleh petugas gabungan.

“Ada delapan yang diamankan (dibawa dengan mobil patroli untuk pendataan), tiga pemulung dan lima juru parkir liar. Selanjutnya nanti akan dibawa ke Panti Sosial di Cipayung, untuk dibina,” kata Komandan Peleton Tim Reaksi Cepat P3S Sudinsos Jakut Tomi Aryanto kepada wartawan di Jakarta Utara, Senin (27/8/2023).

Sebelumnya, menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Arifin kepada wartawan di Jakarta, Senin, razia dadakan memang sengaja dilakukan untuk menjadikan terapi kejut (shock therapy) kepada setiap PPKS yang mengambil kesempatan bulan Ramadhan untuk mengemis di jalanan Ibu Kota.

“Pengemis di bulan Ramadhan menjadi salah satu sasaran kami. Kami ingin memunculkan shock therapy kepada semua pihak yang mungkin memanfaatkan bulan Ramadhan datang ke Jakarta untuk jadi pengemis dan sebagainya,” kata Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Hingga Februari lalu, terdata jumlah PPKS di DKI Jakarta yang sudah ditindak sebanyak 1.248 orang. Kemudian pada Maret ini petugas gabungan terus melakukan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS dan datanya menunjukkan bahwa jumlah PPKS di bulan Ramadhan berkurang menjadi 383 orang.

“Artinya awalnya 1.248 sekarang sudah terjangkau 383, mudah-mudahan ini menunjukkan tren yang positif jumlah PPKS semakin berkurang karena seluruhnya bergerak untuk pengamanan selama Ramadhan ini,” kata Arifin.

Arifin berharap keberadaan jumlah PPKS seperti gelandangan dan pengemis bisa terus berkurang sampai Idul Fitri.

Berikut ini video sejumlah PPKS terjaring razia tiga pilar :

(Wahyuni Adina Putri)

 

Sejumlah PPKS Terjaring Razia Tiga Pilar”

 

Wahyuni Adina Putri

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

13 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

14 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

15 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

17 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

24 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago