Salah satu yang paling menarik perhatian masyarakat adalah pameran lukisan kaligrafi di Gelanggang Olahraga Desa Ciberung. Ratusan warga, termasuk kalangan ibu-ibu muda, tampak antusias menikmati dan mengabadikan karya-karya santri dengan berswafoto di depan lukisan kaligrafi beraneka warna dan gaya.
Salah seorang pengunjung, Dewi, mengaku kagum dengan karya para santri.
“Bagus banget ya, luar biasa karya santri. Saya baru lihat karya sebagus ini. Semoga santri makin maju dan banyak berkarya,” ungkapnya dengan antusias.
Sementara itu, salah satu pelukis kaligrafi, Muhammad Gufron Najib Wijaya, mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut.
“Kita berawal dari santri, belajar seni kaligrafi di pesantren. Hari Santri ini istimewa karena bisa menyemangati generasi muda Islam untuk mengapresiasi seni Islam supaya tidak tergerus zaman. Nilai dakwah harus tetap dikumandangkan,” tuturnya.
Pameran kaligrafi dan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional ke-10 ini menjadi bukti nyata semangat santri dalam berkarya dan berkontribusi bagi negeri. Melalui ajang tersebut, MWC NU Ajibarang berharap semangat kejuangan, cinta tanah air, serta dakwah Islami terus tumbuh di kalangan santri dan generasi muda Indonesia.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…