Categories: News

Siswa SDN 2 Semedo Belajar Membuat Cimplung, Lestarikan Kuliner Banyumas

Siswa SDN 2 Semedo Belajar Membuat Cimplung, Lestarikan Kuliner Banyumas
Banyumas – Banyumas tidak hanya dikenal dengan logat ngapak yang khas, tetapi juga kaya akan kuliner tradisional. Salah satunya adalah cimplung, jajanan dari singkong dan umbi-umbian yang kini semakin jarang ditemui.
Untuk melestarikannya, siswa-siswi SD Negeri 2 Semedo, Kecamatan Pekuncen, dikenalkan cara membuat cimplung secara langsung oleh guru mereka. Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak terlibat sejak awal, mulai dari mengambil nira kelapa, mengupas dan mencuci bahan, hingga proses merebus singkong, ubi, atau pisang ke dalam air nira kelapa selama kurang lebih satu jam.
Kepala SDN 2 Semedo, Guntur Danang, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. “Melalui pembelajaran langsung, anak-anak bisa mengenal makanan tradisional khas desa Semedo. Harapannya, mereka tidak hanya tahu cara membuatnya, tetapi juga tumbuh rasa cinta dan kebanggaan terhadap kuliner lokal yang hampir punah,” ujarnya.
Proses memasak dengan cara dicemplungkan ke dalam nira kelapa inilah yang kemudian memberi nama jajanan ini: cimplung. Rasa manis alami dari nira kelapa menjadi ciri khas cimplung, ditambah teksturnya yang lembut sehingga kerap dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.
Menariknya, setelah matang, siswa bersama guru mencoba membuat beragam varian rasa kekinian, mulai dari cimplung cokelat, meses, parutan keju, hingga susu manis. Hidangan tersebut langsung disantap bersama, dan dalam sekejap ludes dinikmati anak-anak.
Hanifa, siswi kelas 6, mengaku senang bisa belajar membuat cimplung. “Prosesnya memang cukup sulit karena harus mengambil nira dari pohon kelapa dan memasaknya berjam-jam. Tapi pengalaman ini membuat saya tahu bagaimana makanan tradisional dibuat. Rasanya enak, dan saya jadi lebih mencintai makanan khas desa sendiri,” tuturnya.
Siswa kelas 4, Alby Adinata, juga mengungkapkan kegembiraannya. Ia baru pertama kali mencoba membuat cimplung rasa cokelat. “Meski agak susah, tapi seru. Setelah jadi, saya cicipi rasanya enak sekali. Banyak variasi rasa seperti cokelat, keju, dan susu. Saya senang bisa belajar membuat makanan tradisional ini,” katanya.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian dari Staf Korwil Pekuncen, Henri Koesworo. Menurutnya, pengenalan makanan tradisional sejak dini merupakan inovasi luar biasa. “Biasanya anak-anak lebih akrab dengan makanan cepat saji modern. Dengan kegiatan ini, mereka bisa belajar melestarikan budaya lokal. Harapannya, inovasi ini bisa ditularkan ke sekolah lain, sehingga tumbuh persaingan sehat dalam menciptakan gebrakan positif bagi pendidikan dan pelestarian budaya,” jelasnya.

Melalui kegiatan sederhana di sekolah, cimplung kembali diperkenalkan kepada generasi muda. Harapannya, jajanan tradisional ini tidak hilang ditelan waktu, tetapi tetap menjadi bagian dari kekayaan kuliner Banyumas yang patut dijaga.

Kus Woro

Recent Posts

Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi Rp125 Miliar

Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi…

11 jam ago

Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil

Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil…

13 jam ago

Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten

Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten Jakarta - Berbagai fakta…

15 jam ago

Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan Jakarta - Dua orang pelaku pencurian motor terekam…

16 jam ago

Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela

Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela Purwokerto — Majelis…

17 jam ago

Meminimalisir Angka Kecelakaan, Polres Probolinggo Gelar Ramp Check Kendaraan Angkutan

Probolinggo - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo melaksanakan…

18 jam ago