Categories: Biro JatengNews

Stasiun Kebasen Diresmikan Sebagai Stasiun Naik & Turun Penumpang

Stasiun Kebasen Diresmikan Sebagai Stasiun Naik & Turun Penumpang

Banyumas – Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Arif Anwar, Yanuar Arif Wibowo selaku Anggota Komisi V DPR RI, Gun Gun Nugraha selaku Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, bersama Pj Bupati Banyumas Iwanuddin meresmikan Stasiun Kebasen sebagai Stasiun Naik & Turun Penumpang pada Senin (23/12/2025).

Sebelumnya, Stasiun Kebasen telah diujicobakan sebagai Stasiun Naik-Turun Penumpang mulai Rabu, 18 Desember 2024. Ada 2 KA yang mulai dilayani naik dan turun di Stasiun Kebasen antara lain KA Serayu relasi Purwokerto-Pasarsenen (PP) dan KA Bengawan relasi Purwosari-Pasarsenen (PP).

Kini masyarakat yang ingin naik dan turun di Stasiun Kebasen dengan menggunakan KA Serayu relasi Purwokerto-Pasarsenen (PP) dan KA Bengawan relasi Purwosari-Pasarsenen (PP) telah dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan channel resmi yang bekerjasama dengan KAI.

Stasiun Kebasen telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan penumpang antara lain ruang tunggu, charging station, ruang menyusui, toilet, musala, kursi roda, informasi tempat duduk dan jadwal, tempat sampah yang sudah dipilah, APAR, dll.

Stasiun Kebasen sendiri memiliki kode singkatan KBS merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kelurahan Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Banyumas dan masuk dalam wilayah kerja KAI Daop 5 Purwokerto. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 m ini terletak di antara Stasiun Notog dan Stasiun Randegan.

Awal diresmikan pada 1 Juli 1916 bersamaan dengan peresmian Jalur KA Kroya-Patuguran, Stasiun Kebasen dulunya melayani Angkutan Penumpang dan Barang. Pada perkembangannya, Stasiun Kebasen difungsikan hanya untuk stasiun operasional & persilangan KA.

Gedung Stasiun Kebasen yang baru dibangun Tahun 2018 yang letaknya lebih ke selatan dari bangunan lama dan beroperasi seiring dengan operasional double track. Bangunan stasiun yang lama kini difungsikan sebagai Kantor Resor JJ 5.6 Kebasen. (Kus)

Kus Woro

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

15 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago