Banyumas – Yayasan Majelis Taklim Pringgodani menggelar kegiatan sunatan massal di Madrasah Pringgodani, Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (23/11/2025). Sebanyak 21 anak dari Kecamatan Jatilawang dan wilayah sekitar ikut serta dalam kegiatan sosial yang digelar secara gratis untuk masyarakat umum.
Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara Yayasan Pringgodani dengan dr. Tangguh dan Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Demokrat, Wastam. Pihak yayasan Wangsit Sugiri menyebutkan bahwa program ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat tanpa membedakan latar belakang ekonomi.
Dokter pelaksana, dr. Tangguh, menjelaskan bahwa program sunatan massal ini telah menjadi agenda rutin tahunan, khususnya menjelang akhir tahun. Ia menegaskan bahwa tim medis menggunakan metode semi-konservatif, yaitu perpaduan antara laser dan jahitan biasa.
“Metode ini kami gunakan untuk meminimalkan perdarahan dan mempercepat pemulihan,” ujarnya. Ia menambahkan, standar usia peserta umumnya mulai 5–6 tahun, terutama bagi anak dengan kondisi fimosis, yang sering ditandai dengan kulit kulup melekat atau sulit ditarik.
Pelaksanaan sunatan dilakukan oleh tim medis dari Rumah Sakit Hijau, yang telah berpengalaman dalam penanganan khitan. “Kami bekerja sebagai tim, bukan perorangan, agar pelaksanaan lebih aman dan terstandar,” jelas dr. Tangguh.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Wastam, yang turut mendukung kegiatan ini, menyampaikan bahwa program sosial seperti ini perlu terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat kecil.
“Saya melihat langsung bagaimana masyarakat sangat terbantu. Banyak keluarga kurang mampu yang membutuhkan layanan seperti ini. Kita harus hadir dan membantu mereka melalui kegiatan seperti sunatan massal ini,” tegas Wastam.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di desa-desa lain di Banyumas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan lembaga sosial.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan bingkisan, seperti sarung, perlengkapan ibadah, serta uang tali asih bagi para peserta sunat. Pihak yayasan menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian, bukan kewajiban atau target tertentu.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…