Syamsinar Gelar Reses di Minasatene: Siap Terima Aspirasi dan Tanggapi Keluhan Warga Secara Langsung
Pangkep — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syamsinar, menggelar kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2025 di Kampung Bonto Te’ne, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene, Senin (23/6).
Dalam temu konstituen tersebut, hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Lurah Minasatene M. Adnan, S.Sos, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pelda Muh. Syarif, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Binmas) Aiptu Syamsudin, serta Kepala UPT Samsat Pangkep Andi Cudai. Turut hadir pula Ketua Grib Jaya Kabupaten Pangkep, M. Rusli, yang juga merupakan suami dari Syamsinar.
Dalam sambutannya, Syamsinar menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir bagi seluruh masyarakat Pangkep, bukan hanya mereka yang berada di daerah pemilihannya.
“Saya ada di sini untuk mendengarkan aspirasi ta. Bahkan saya siap menyelesaikan di tempat bila memungkinkan, dan siap dihubungi kapan pun jika masyarakat membutuhkan. Ini berlaku untuk semua masyarakat Pangkep,” ujar Syamsinar di hadapan warga.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan beberapa keluhan penting, antara lain: Kondisi Kantor Lurah Minasatene yang tampak cantik dari luar, namun mengalami kerusakan serius di bagian dalam akibat serangan rayap.
Pembangunan Pasar Matojeng yang sudah tiga kali dijanjikan, namun belum kunjung terealisasi. Pasar tersebut sebelumnya dibongkar oleh pihak proyek rel kereta api, namun hingga kini belum dibangun kembali seperti yang dijanjikan.
Kerusakan lorong di sekitar rel kereta api, yang memburuk akibat cuaca dan aktivitas kendaraan, ditambah sejak awal pembangunannya tidak dilakukan dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Syamsinar mencatat semua aspirasi dan berjanji akan meneruskan ke pihak-pihak terkait serta mengawal prosesnya hingga tuntas.
Ketua Grib Jaya Pangkep, M. Rusli, menambahkan bahwa pihaknya siap membantu masyarakat yang membutuhkan layanan ambulans, khususnya bagi warga yang sakit atau mengalami musibah kematian.
“Ibu dewan urusi orang hidup, suaminya urusi orang meninggal,” ujar M. Rusli berseloroh, disambut tawa hadirin.
Ia menjelaskan bahwa Grib Jaya memiliki ambulans yang bisa digunakan oleh masyarakat yang tidak memiliki akses ke layanan ambulans dari puskesmas atau rumah sakit.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual , Indikasi Geografis( Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas…