Takut Ada Gempa Lagi, TK Di Kota Probolinggo Belajar Di Luar Ruangan

Probolinggo – Antisipasi adanya gempa susulan, sebuah Taman Kanak – Kanak Dharma Wanita, di jalan raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, proses belajar mengajar diluar ruangan. Senin (12/4/2021).

Belajar diluar ruangan akan dilakukan selama seminggu kedepan, guna mengantisipasi ada gempa kembali yang membahayakan keselamatan muridnya.

Ditakutkan akibat gempa 2 kali terjadi di wilayah pesisir selatan Malang, merusak dinding dan atap TK Dharma Wanita, karena pihaknya masih belum melakukan pengecekan kontruksi bangunan gedung pasca gempa kemarin.

Selain itu, guru di TK Dharma Wanita memberikan cara penyelamatan, jika ada gempa, mulai dari tidak panik, sembunyi di bawah meja dan lari keluar ruangan yang lapang.

Baca Juga:  Jejak Digital Ridwan Kamil TikTok Unfaedah Diungkit, Warganet: Waktu Banjir Kemana?

Salah satu siswi TK Dharma Wanita, Valentina Febriana (6), saat gempa kemarin ketakutan, dengan diberi pelajaran oleh guru cara penyelamatan dan evakuasi saat gempa terjadi, menambah pengetahuan selain mata pelajaran.

“Saat gempa kemarin takut, sama guru diberi tahu cara menyelamatkan diri saat gempa, mulai sembunyi di bawah meja dan keluar ruangan jangan panik, menambah ilmu pengetahuan diluar mata pelajaran” ujar Valentina, saat dikonfirmasi.

Wali murid, Nia (34), belajar mengajar diluar akan dilakukan seminggu kedepan, untuk antisipasi gempa susulan, dan kita dampingi selama proses belajar mengajar diluar ruangan, agar anaknya tenang dan tidak takut untuk sekolah.

“Belajar diluar ruangan untuk mengantisipasi ada gempa susulan, dan guru memberlakukan belajar diluar selama seminggu, selama proses belajar diluar kita dampingi anaknya, agar tenang dan tidak takut untuk sekolah” jelas Nia.

Baca Juga:  Moedolko: RS Lapangan untuk Antisipasi Corona

Sri Kustiah, Kepala Sekolah Taman Kanak – Kanak Dharma Wanita, kita evaluasi dan ada giat menyambut bulan suci Ramadhan, belajar diluar takut ada gempa kembali, dan permintaan orang tua murid untuk belajar diluar pasca gempa kemarin.

“Ada kegiatan evaluasi dan kegiatan menyambut bulan suci Ramadhan, belajar diluar ruangan karena takut ada gempa kembali, dan ini permintaan dari wali murid untuk belajar diluar” tegas Sri.

Harapan guru dan siswa siswi TK Dharma Wanita, bencana gempa bumi tidak lagi terjadi dan semoga negeri ini bebas dari semua bencana alam.

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *