Tempe Dibungkus Ayat Alquran Surah At-Takwir, Picu Perdebatan

Ilustrasi tempe dibungkus kertas bertuliskan ayat Alquran, picu perdebatan. (foto: istimewa)
Ilustrasi tempe dibungkus kertas bertuliskan ayat Alquran, picu perdebatan. (foto: istimewa)

Jakarta – Bukan pakai daun pisang, tempe ini dibungkus menggunakan kertas yang terdapat tulisan ayat Alquran. Hal tersebut memicu perdebatan netizen.

Ya, fenomena lain dari biasanya kembali terjadi di masyarakat. Bahwa beberapa waktu lalu ada fenomena lembaran Al-Qur’an di dalam keset kaki.

Bacaan Lainnya

Nah, kini adalagi fenomena serupa, bahwa lembaran Al-Qur’an kini dipake untuk bungkus tempe.

Dalam video yang beredar terlihat potongan tempe dibungkus kertas bertuliskan ayat Alquran yaitu ayat dari QS At-Takwir.

Salah satu yang mengunggah hal ini adalah akun Instagram terang_media.

Dalam unggahannya, terang_media memberi keterangan “beli tempe buntelan tapi bungkusnya kog begini 😥”

Kejadian ini tak pelak mengundang perdebatan netizen. Salah satu yang disebut menyebab timbulnya perdebatan adalah akun myli.fe3008.

Pada komentar pertamanya, akun myli.fe3008 menuliskan “itu kan kertas tulisan Arab, itu koran Arab, bukan kitab Alquran duuul”.

Akun neti_ida_kartini77 pun langsung menimpalinya dengan mengatakan “itu bacaan surah dalam Quran, bukan koran arab”.

Perdebatan mulai memanas karena akun myli.fe3008 membalas komentar di atas dengan “coba elu liat, surah berapa dan apa bunyinya”.

Melihat perdebatan kian sengit, beberapa netizen lalu mengingatkan bahwa kertas bungkus tempe tersebut memang bertuliskan surah dalam Al-Qur’an yaitu surah At-Takwir.

Surah At-Takwir adalah surat urutan ke-81 di dalam Al Qur’an. Surat ini juga memiliki jumlah ayat yang relatif pendek yakni sebanyak 29 ayat saja.

Surat At-Takwir terdiri dari 29 ayat. At-Takwir artinya digulung yang diambil dari ayat pertama.

Ayat-ayat surat At Takwir disepakati turun keseluruhannya sebelum Nabi berhijrah ke Madinah dan oleh karena itu disebut surat Makkiyyah.

Surat ini merupakan surat ke-7 yang diterima Nabi Muhammad SAW. Surat ini turun sesudah turunnya surat Al-Fatihah dan sebelum surah Al-A’la.

Dikutip dari buku Tafsir Al Mishbah karya Quraish Shihab disebutkan, dalam Sunan At-Tirmidzi dan Ahmad melalui sahabat Nabi saw., Ibn ‘Umar ra., ditemukan bahwa Nabi saw. bersabda:

“Siapa yang ingin melihat hari Kiamat bagaikan melihatnya dengan pandangan mata kepala, maka hendaklah dia membaca Idza Asy-Syamsu Kuwwirat, dan Idzaas-Sama’Infatharat dan Idza as-Sama’ Insyaqqat.

Tujuan utama surat ini, sebagaimana terbaca dari ayat-ayatnya dan dari sabda Nabi di atas adalah uraian tentang hari Kiamat dan balasan yang akan diterima masing-masing orang.

Al-Biqa’i menulis bahwa tujuan utama surat ini adalah ancaman keras atas siksa yang bakal terjadi di hari Kiamat atau hari tiba makhluk di tempat tujuan terakhir.

Ancaman itu ditujukan kepada siapa pun yang mengingkari kebenaran Al Quran yang merupakan peringatan, dan yang tertulis di lembaran-lembaran yang dimuliakan, ditinggikan lagi disucikan, di tangan para penulis, utusan serta duta Allah.

Berikut ini video yang memperlihatkan tempe dibungkus kertas bertuliskan ayat Alquran :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *