Tenaga Medis di Wuhan Lepas Masker Sambil Tersenyum Usai RS Darurat Virus Corona Ditutup

eportal.id, Jakarta – Para tenaga medis yang bekerja di Rumah Sakit Huoshenshan, Wuhan, Tiongkok membuka masker pelindung mereka untuk pertama kalinya sejak rumah sakit itu dibangun.

Pasalnya, Rumah Sakit Huoshenshan yang sebelumnya dibangun secara mendadak pada Februari 2020 lalu untuk menghadapi wabah virus corona baru (COVID-19), resmi ditutup untuk sementara waktu.

Dikutip dari akun Twitter @redfishstream memperlihatkan para tenaga medis yang tersenyum saat melepaskan masker di wajah mereka.

“Pekerja medis Tiongkok yang berjuang melawan #coronavirus siang dan malam di Wuhan merayakan penutupan rumah sakit di Wuhan.

“Kasus #covid19 yang dilaporkan naik pada Februari sebanyak 15.000 kasus dalam satu hari.

“Sekarang menjadi hanya 15 minggu ini,” tulis akun @redfishstream dalam keterangan unggahannya, Jumat (13/3/2020).

Video tersebut menjadi viral di kalangan warganet pengguna media sosial Twitter.

Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton sebanyak 192 ribu kali dan mendapatkan 46 ribu retweet.

Komentar dari para warganet pun turut membanjiri postingan tersebut.

Salah satu komentar datang dari pengguna Twitter @ritzyd69, dirinya memuji para pekerja medis tersebut karena dinilai telah melaksanakan perkerjaan yang luar biasa.

“Selamat untuk semua pekerja medis tanpa pamrih. Pekerjaan yang luar biasa,” tulis akun Twitter @ritzyd69.

Sebelumnya, pemerintah Kota Wuhan membangun dua rumah sakit dadakan pada awal Februari 2020 untuk merawat pasien Covid-19.

Kedua rumah sakit tersebut menyediakan 2.000 tempat tidur tambahan dan dibangun dengan kurun waktu hanya beberapa minggu.

Para ilmuwan di China meyakini, wabah Covid-19 pertama kali disebarkan di Wuhan sejak Desember 2019 lalu.

Pemerintah China telah melakukan semua cara untuk melawan penyakit tersebut, salah satunya melakukan karantina.

Karantina yang dilakukan kepada puluhan juta orang yang tinggal di China bertujuan agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

Ribuan tenaga medis dikerahkan untuk menangani wabah tersebut.

Dari ribuan tenaga medis yang ikut andil dalam merawat pasien Covid-19, tidak sedikit juga dari mereka yang terinfeksi hingga kehilangan nyawa.

Dalam skala global, wabah ini telah menginfeksi lebih dari 140.000 orang dan merenggut 5.436 nyawa.

Kabar baiknya adalah, hingga saat ini pasien yang sembuh sudah mencapai angka 72.550 orang.

(pikiranrakyat)

Kunjungi Juga

Tanamkan Kepatuhan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Tanamkan Kepatuhan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

eportal.id, Probolinggo – Dalam rangka penegakan disiplin dan upaya menanamkan nilai kepatuhan terhadap protokol kesehatan …

Tingginya Angka Pasien Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Yayasan Rumah Kita Berikan Bantuan Peralatan Medis

Tingginya Angka Pasien Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Yayasan Rumah Kita Berikan Bantuan Peralatan Medis

eportal.id, Probolinggo – Melihat angka terus bertambahnya orang yang terpapar virus corona atau pasien Covid-19 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *