Tidak Kembalikan Uang, 3 Keluarga Di Kota Probolinggo Dilaporkan Dugaan Penipuan Dan Penggelapan

Probolinggo – Keluarga pengusaha asal Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dilaporkan atas kasus tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan, ke SPKT Polres Probolinggo Kota. Senin (5/7/2021).
Didampingi kuasa hukum korban bernama Linda Djaja, warga jalan Prajurit Siaman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, untuk melaporkan keluarga pengusaha sekaligus ketua Koperasi Anggra, yakni Melania Aggraeny, Julius Sugiharto, dan Trifena Sugiharto, semuanya warga jalan Gatot Subroto, Kota Probolinggo.
Pelaporan ini bermula saat Linda Djaja, melakukan transaksi jual beli beli rumah pada Juli 2019 silam, dimana, Pelapor membeli rumah di jalan WR. Supratman, kepada Trifena, Julius, Melania, seharga 5 Milyar.
Setelah deal harga disepaki antara pelapor dan terlapor, pihak pelapor telah membayar uang kepada 3 terlapor sebagai pemilik rumah sebesar 2,157 Milyar, namun dalam perjalananya, rumah tersebut ternyata bermasalah dengan adanya gugatan yang dilayangkan oleh seseorang yang mengaku saudaranya yang juga mengaku memilik hak rumah tersebut.
Namun setelah di cek, SHG tersebut hanya bertuliskan 3 orang saja, dan pihak penggugat yang mengaku memilik hak di rumah tersebut tidak tercantum. Mengetahui hal itu, pihak pelapor kemudian meminta kembali uang yang telah diserahkan, namun 3 orang ini tidak memiliki itikat baik untuk mengembalikan.
Tak hanya uang yang tidak di kembalikan, sertifikat rumah yang saat ini berada di notaris juga tidak bisa di ambil, karena rumah tersebut masih dalam sengketa.
“Karena hingga saat ini tidak ada itikat, bahkan 3 terlapor ini menghilang, maka kita melaporkan 3 orang yang merupakan pemilik di dalam SHG sesuai perjanjian pada transaksi ini sebagai langkah hukum”, ujar kuasa hukum terlapor, Agung Irawan SH, saat dikonfirmasi di Mapolres Probolinggo Kota.
Sementara terkait hal ini, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono, mengatakan pihaknya masih mempelajari laporan korban, untuk mengambil langkah kasus hukumnya.
“Laporan ini masih kita pelajari, dan kita dalami, untuk melanjutkan proses hukumnya’ ujar AKP Heri, saat dikonfirmasi diruangannya.

Kunjungi Juga

Walikota Probolinggo Pantau Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar Dan Rumah Warganya Dampak Kebakaran

Probolinggo – Kebakaran hebat yang terjadi di sebuah pabrik kayu di Jalan Prof Hamka, Kota …

Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *