Categories: News

Tiga Siswi MI Semedo Diduga Akan Diculik, Guru Klarifikasi Kronologi Kejadian

Tiga Siswi MI Semedo Diduga Akan Diculik, Guru Klarifikasi Kronologi Kejadian
Banyumas – Tiga siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, diduga hampir menjadi korban percobaan penculikan oleh dua orang tak dikenal pada Sabtu (27/09/2025). Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan, baik di kalangan siswa maupun orang tua.
Menurut keterangan salah satu guru kelas VI yang saat itu mendampingi siswa berolahraga, kejadian bermula ketika rombongan siswa diarahkan menuju Lapangan Reksomudo melalui jalan pematang sawah agar lebih cepat sampai. Setelah kegiatan olahraga selesai, siswa diberi waktu istirahat sejenak, lalu diminta untuk segera pulang dengan melewati jalan utama.
“Saya sudah menyarankan anak-anak supaya tidak menyeberang lewat kebun, tapi melalui jalan besar. Saya pulang berjalan kaki di depan bersama dua siswi, Dwi dan Hana. Setahu saya anak-anak lain mengikuti jalur yang sama di belakang saya. Ternyata ada yang memilih jalan lain, lewat kebun-kebun, dan di situlah peristiwa itu terjadi,” jelas sang guru.
Setibanya di sekolah, guru menyadari tiga siswi, yakni Annisa, Safiya, dan Inaya belum kembali. Guru bersama siswa lain segera mencari. Annisa kemudian ditemukan dengan pakaian olahraga yang kotor karena tanah, sementara dua siswi lainnya belakangan tiba di madrasah dalam keadaan selamat.
Dari penuturan siswa, ketiganya sempat dihampiri oleh dua orang tak dikenal di jalan kecil dekat kebun. Diduga kuat, orang tersebut berusaha melakukan percobaan penculikan. Beruntung, para siswi berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke sekolah.
“Saya mohon maaf, demi Allah saya mendampingi putra-putri panjenengan sampai akhir di lapangan. Saya sama sekali tidak menyangka ada yang memilih jalan berbeda. Saya juga sudah menasihati anak-anak agar selalu menaati arahan guru dan tidak terulang lagi,” lanjutnya.

Pihak sekolah berharap orang tua maupun warga sekitar lebih meningkatkan kewaspadaan. Aparat desa bersama masyarakat juga diminta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, khususnya di sekitar jalur yang rawan.

Kus Woro

Recent Posts

Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi Rp125 Miliar

Pemilik Lahan Geruduk Rumah Pompa Polder Kamal Muara, Tuntut Dinas SDA DKI Bayar Ganti Rugi…

9 jam ago

Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil

Kapolres Kepulauan Seribu Bersama Forkopimkab Laksanakan Kerja Bakti dan Penanaman Mangrove di Pulau Tidung Kecil…

11 jam ago

Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten

Fakta Radar dan Cuaca Terkuak di Kasus Tabrakan Kapal di Banten Jakarta - Berbagai fakta…

14 jam ago

Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Ranmor di Pademangan Jakarta - Dua orang pelaku pencurian motor terekam…

14 jam ago

Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela

Eksepsi Tidak Diterima, Penasehat Hukum Tiga Terdakwa Nyatakan Keberatan atas Putusan Sela Purwokerto — Majelis…

16 jam ago

Meminimalisir Angka Kecelakaan, Polres Probolinggo Gelar Ramp Check Kendaraan Angkutan

Probolinggo - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo melaksanakan…

17 jam ago