Total 26 Diperiksa KPK Kasus Gratifikasi Dan TPPU Tersangka Bupati Probolinggo Dan Suaminya

Probolinggo – Hari ini penyidik KPK memanggil 4 saksi lanjutan kasus tindak pidana korupsi seleksi jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo tahun 2021, diruang lantai 2 Mapolres Probolinggo Kota. Rabu (13/10/2021).
Pemanggilan para saksi ini, untuk diperiksa terkait kasus gratifikasi dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) tersangka Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminudin, serta 20 tersangka ASN Pemkab pemberi suap ke Bupati Probolinggo dan Hasan Aminudin.
Saksi – saksi yang dipanggil penyidik KPK hari ini, diantaranya Rachmad Hidayanto Camat Pajarakan, Poedjiono pensiunan ASN, Astono Sutjahyo swasta, dan Edy Suryanto Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa.
Pemeriksaan para saksi secara maraton oleh penyidik dari lembaga anti rasuah ini, guna melengkapi berkas acara pemeriksaan proses hukum tersangka Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo) dan suaminya Hasan Aminudin beserta 20 ASN pemberi suap untuk dijadikan Pj Kades.
Edy Suryanto, Kepala Dinas Pemdes Kabupaten Probolinggo, saat selesai istirahat untuk menunaikan sholat Duhur di Masjid Aminullah, di belakang Mako Polres Probolinggo Kota, saat dikonfirmasi wartawan lebih memilih tidak menjawab pertayaan sejumlah wartawan.
Ali Fikri, Plt Jubir KPK, saat dihubungi melalui pesan Whatshaap, membenarkan 4 saksi dipanggil hari ini di kantor Polres Probolinggo Kota, untuk diperiksa dalam kasus seleksi jabatan dilingkungan Pemkab Probolinggo, untuk tersangka Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminudin, dalam kasus tindak pidana korupsi dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang.
“4 saksi diperiksa hari ini dalam kasus seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk tersangka PTS dan HA, diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dan gratifikasi” ujar Ali Fikri, menjawab pesan di Whatshaap ponsel wartawan.
Selama 3 hari ini, sudah 26 saksi diperiksa di ruangan lantai 2 Mapolres Probolinggo Kota, lanjutan kasus OTT KPK pada Senin dini hari tanggal 30 Agustus 2021, dan resmi menetapkan 22 tersangka.

Kunjungi Juga

288 Napi Lapas Kelas 2B Probolinggo Dapat Remisi Lebaran, 6 Napi Bebas Murni

Probolinggo – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Probolinggo, berikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri …

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah AGP memperkenalkan pembelian sembako bersubsidi dengan menggunakan QRIS

Pasar murah sembako menjadi salah satu program Yayasan Artha Graha Peduli yang dilakukan sepanjang waktu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *