Walikota Probolinggo Sanggupi Permintaan Warga Pasang Bronjong Di Titik Rawan Banjir

Probolinggo – Hujan deras di hulu wilayah lereng Gunung Bromo, di sekitar Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Walikota Probolinggo bersama dinas terkait pantau dam dan pintu air Sungai Legundi dan cek lokasi daerah rawan banjir. Sabtu sore (13/3/2021).
Merasa aman debit air normal dan arus sungai Legundi, Habib Hadi Zainal Abidin, kunjungi dan sapa warga terdampak banjir, baik banjir luapan Sungai Legundi maupun Sungai Kedung Galeng yang sebagian melintas pemukiman warga di Kelurahan Sumber Taman dan Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih.
Di Kelurahan Kedung Galeng, Walikota Probolinggo, bersama kepala OPD dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, mengajak warga untuk membuka forum untuk menyampaikan aspirasi langsung, apa keluh dan kesah selama ini, baik masalah banjir maupun kinerja kepemimpinannya selama ini.
Warga Kelurahan Kedung Galeng, Kelurahan Kedupok dan Kelurahan Sumber Wetan, masyarakat meminta untuk memasang bronjong atau tanggul sementara, untuk menahan deranya air, agar tidak meluber ke pemukiman warga, Walikota Probolinggo akan merespon permintaan warga secepatnya.
Jawaban memuaskan dari Habib Hadi Zainal Abidin, membuat warga senang sambil tepuk tangan, dan diujung acara warga Kelurahan Kedung Galeng mengajak orang 1 di Kota Probolinggo ngopi santai.
“Warga Kelurahan Kedung Galeng, kalau hujan deras wilayah atas, pasti warga takut banjir, karena sudah 4 kali arus Sungai Kedung Galeng, meluap ke pemukiman warga dan persawahan warga, disaat bertemu langsung Walikota Probolinggo, warga meminta dipasang bronjong, alhamdulillah permintaan warga dituruti oleh Habib Hadi Zainal Abidin, dan secepatnya akan memasang tanggul sementara” ujar Warga Kedung Galeng, Rokib (33), saat dikonfirmasi eportal.id di lokasi.
Dapat info wilayah lereng Gunung Bromo, baik Di Kecamatan Sukapura maupun Kecamatan Sumber, hujan deras, kami ajak dunas terkait untuk cek dan memantau debit arus sungai, merasa aman kami langsung temui warga yang terdampak banjir, untuk mengetahui keluh kesah dan permintaan warga, teryata warga minta di pasang bronjong atau penahan air di sepanjang sungai yang sering meluap, rencananya dalam 1 atau 2 minggu akan kami pasang bronjol di titik tertentu.
“Sengaja ingin mendengar langsung keluh kesah warga terdampak banjir secara langsung, dan kami ajak dinas terkait untuk mendengar aspirasi warga, teryata warga meminta bronjong untuk tanggul penahan air, agar air dari sungai tidak meluber ke pemukiman warga dan sawah, paling lama 2 minggu atau 1 minggu, permintaan warga akan kami turuti” tegas Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo.
Walikota Probolinggo dan BPBD Kota Probolinggo, menghimbau warga untuk tidak membuang sampah dan menjaga kali atau sungai agar banjir tidak kembali terjadi, dan masyarakat harus tanggap bencana dan selalu waspada.

Kunjungi Juga

Walikota Probolinggo Pantau Pabrik Pengolahan Kayu Terbakar Dan Rumah Warganya Dampak Kebakaran

Probolinggo – Kebakaran hebat yang terjadi di sebuah pabrik kayu di Jalan Prof Hamka, Kota …

Pemerintah Kota Probolinggo Bantu Stimulus Ratusan Pedagang Pasar Sabtu – Minggu (Tugu) Dampak Pandemi COVID- 19

Probolinggo – Dampak pemberlakuan PPKM Darurat selama 18 hari, dilanjutkan dengan PPKM Level 4 sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *