Banyumas – Tradisi Boyong rumah yang mulai hilang di sebagian wilayah Banyumas kembali dihidupkan warga di Desa Wangon Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas pada Rabu (18/09/2024). Boyong Rumah adalah tradisi memindahkan rumah lama ke tempat yang baru dengan cara digotong secara beramai-ramai.
Rumah Balok Kayu tersebut milik Sugi warga Rt 03 dari grumbul Panggang dipindahkan ke Rt 02/ Rw 14 kampung karet Desa Wangon Kecamatan Wangon. Pemindahan itu. Melibatkan warga setenpat, Naik turun bukit dan menyusur sungai menempuh jarak sekitar 1 kilometer.
Untuk keperluan boyong Rumah ini dibutuhkan 125 orang secara bergantian menggotong kerangka rumah kayu balok. Menurut Ketua Rt 02 Suripto, bahwa rumah itu terbuat dari kayu balok setinggi 3 meter dan lebar 7 meter serta panjang 12 meter.
“Berat total kerangka rumah kayu balok itu mencapai sekitar 3 ton.
Kerangka rumah kayu yang diboyong itu merupakan milik ibu Sukiyem yang di beli oleh sugi. Karena masih dalam satu Desa kerangka rumah kayu tersebut di pindahkan dengan gotong-royong sebagai sarana silaturahmi antara warga,” kata ketua Rt Suripto.
Tradisi Boyong rumah perlu dilestarikan untuk memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan warga. Kendati mengangkat beban berat, warga pun sukarela tidak meminta upah.” Pungkas Suripto. (Kus)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…