Categories: News

Akibat PSBB, Penumpang KRL Menumpuk di Stasiun, Ini Kata PT KCI

eportal.id, Bogor – Pada pagi ini penumpang kereta rel listrik (KRL) menumpuk di sejumlah stasiun di Jabodetabek, salah satunya di stasiun kereta api Bogor.

Dilaporkan, hal ini dampak pengurangan operasional kereta ketika adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah persebaran virus corona.

Terkait kondisi tersebut, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan pihaknya telah memenuhi intruksi terkait penerapan PSBB virus corona.

Namun menurut dia, penumpang KRL menumpuk di stasiun pada pagi ini lantaran masih banyak kantor tidak meliburkan pegawainya.

“Kami sebagai operator sudah memenuhi sesuai dengan instruksi PSBB yang dibuat. Kita lihat sendiri masih banyak masyarakat yang hendak bekerja,” kata Anne kepada wartawan, Senin (13/4/2020).

Ia berharap pemberlakuan PSBB juga harus ada pengawasan dari masing-masing pemerintah daerah.

“Kita berharap pembuatan PSBB juga dibarengi dengan kontrol dan pengawasan pemda terhadap implementasi PSBB ini, terutama mobilisasi masyarakatnya,” ujar dia.

Dirinya mengaku telah mengupayakan penerapan PSBB dengan mengerahkan 4.000 lebih petugas di 80 stasiun dengan bantuan marinir.

Namun, dia tidak menjawab kenapa tak memberlakukan physical distancing atau jaga jarak diri saat penumpang mengantre di stasiun.

“Sekarang bagaimana dengan support pemda atas implementasi PSBB?” katanya.

Sebelumnya penumpukan penumpang KRL commuter line kembali terjadi pada Senin pagi ini. Kondisi itu diduga kuat merupakan dampak pengurangan operasional kereta terkait PSBB untuk mencegah persebaran virus corona atau covid-19.

Penumpukan penumpang seperti terlihat di Stasiun Bogor, Depok, dan Bekasi. Tampak jumlah para penumpang yang diperbolehkan masuk ke peron stasiun dibatasi untuk menerapkan physical distancing.

Berikut ini video penumpang KRL menumpuk di stasiun akibat PSBB:

(okezone.com)

Rendra Azzam

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

15 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago