Pasutri Penjual Martabak Berangkat Haji Pakai Sepeda, Perjalanan 8 Bulan
Purbalingga – Ratusan warga desa Cipawon, kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Minggu (9/7/2023) pagi berkumpul di halaman masjid untuk mengantar pasangan suami istri yang berprofesi sebagai penjual martabak.
Pasangan suami istri Arif Mulyono dan Nurlaeli akan berangkat bersepeda berdua ke tanah suci Mekkah untuk berhaji.
Pasangan suami istri ini telah mempunyai tekad bulat akan bersepeda berdua ke tanah suci Mekkah untuk berhaji mandiri pada musim haji 2024 mendatang.
Sepeda dipilih sebagai alat transportasi naik haji sebab pasutri ini mengaku tak mau menunggu lama berangkat haji sesuai jadwal pemerintah.
Akhirnya moda transportasi menggunakan dua unit sepeda digunakan sebagai kendaraan bagi pasutri ini untuk pergi haji ke Mekkah. Keberangkatan pasangan suami istri penjual martabak ini dilepas oleh ratusan warga serta komunitas sepeda Purbalingga.
Rasa haru dan gembira terlihat saat kedua warga Purbalingga ini bersiap berangkat gowes dari rumahnya, di desa Cipawon Purbalingga. Peluk haru dan tangis pun pecah saat pelepasan pasangan calon haji mandiri tahun 2024 ini.
Arif Mulyono dan istrinya Nurlaeli memang telah bertekad bulat akan terus mengayuh sepedanya, hingga tanah suci Mekkah sesuai dengan keinginanya. Menabung selama puluhan tahun dari hasil berjualan martabak kini telah terkumpul dan bisa untuk berangkat haji berdua.
“Memenuhi panggilan haji karena terlalu lama. Kita naik sepeda sambil beribadah. Diperkirakan selama perjalanan sampai 8 bulan dan haji saya untuk tahun 2024. Saya berniat bersama istri berhaji naik sepeda. Tantangan apa pun saya sudah siap”, kata Arif Mulyono calon jamaah haji.
“Naik haji karena sudah panggilan Allah. Jika menunggu penerintah terlalu lama. Saya sepakat dengan suami berhaji naik sepeda. Haji ini untuk periode tahun 2024”, kata Nurlaeli calon jamaah haji.
Jamaah calon haji Arif Mulyono dan istrinya Nurlaeli berangkat gowes ke tanah suci Mekkah pada Minggu siang dan akan menempuh perjalanan selama delapan bulan ke depan.
Arif dan Nurlaeli akan bersepeda melintasi negara Singapura, Thailand, Myanmar, Uni Emirate Arab hingga Mekkah. Diperkirakan pasutri ini akan tiba di Mekkah, dua bulan menjelang musim haji tahun 2024 mendatang.
Dari pasangan suami istri calon jamaah haji ini, kita bisa belajar bahwa meski menggunakan alat transportasi sederhana, bisa mewujudkan keinginannya berhaji. (Kus)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…