Categories: News

Berbagai Cara Dilakukan untuk Mudik, Polisi: Jangan Mudik Kasihan Keluarga di Kampung

eportal.id, Jakarta – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudik demi keselamatan dan kesehatan keluarga serta saudara di kampung halaman.

Hal ini terkait dengan tradisi masyarakat Indonesia yang selalu mudik menjelang lebaran Idul Fitri. Tak heran jika berbagai cara dilakukan untuk mudik walaupun sedang terjadi pandemi corona.

“Mudik itu janganlah, kasihan keluarga kita di kampung sana. Jangan membawa bencana,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (4/5/2020).

Yusri juga menyampaikan bahwa kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan kebijakan larangan mudik yang diterbitkan pemerintah sama sekali bukan untuk menyengsarakan masyarakat.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar sadar bahwa PSBB dan larangan mudik hadir untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman pandemi covid-19.

“Harapan kami masyarakat bisa sadar. Sadar dalam pribadi bahwa kebijakan ini bukan untuk menyiksa masyarakat tapi kebijakan bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19, yang memang enggak ada lagi jalan, masyarakat harus tunduk kepada kebijakan,” ujarnya.

Terkait hal itu, Yusri menyayangkan masih adanya temuan masyarakat yang nekat mudik dengan melanggar kebijakan pemerintah, yang ujungnya malah membahayakan keluarga di kampung halaman.

Dia pun meminta masyarakat bersabar dan mematuhi kebijakan pemerintah karena hanya dengan cara tersebut pandemi covid-19 ini bisa segera berakhir.

“Kita harapkan masyarakat bisa sabar, tenang untuk beberapa hari ini, mudah-mudahan kalau masyarakat bisa patuh terhadap kebijakan PSBB, Insya Allah covid-19 bisa segera menghilang dari negara kita,” katanya.

Sebelumnya, dua orang pemudik yang nekat bersembunyi di dalam pickup kendaraan pengangkut kerupuk.

Keduanya rela ditumpuk kerupuk, tujuannya agar mereka dapat melewati Pelabuhan Merak Banten untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni Lampung di tengah pemberlakuan larangan mudik.

Namun aksi mereka digagalkan petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan di Cilegon yang sedang melakukan penyekatan larangan mudik di pos cek point gerem, Kota Cilegon, Rabu (29/4/2020).

Berikut ini video berbagai cara dilakukan untuk mudik, salah satunya dengan menggunakan truk untuk mengelabui petugas:

(antaranews)

Rendra Azzam

View Comments

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

14 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

14 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

16 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

18 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago