Remaja Ini Sukses Budidaya Bebek Petelur dengan Modal Awal 200 Indukan

Remaja Ini Sukses Budidaya Bebek Petelur dengan Modal Awal 200 Indukan

Banyumas – Falih Nur Muwaffiq, seorang remaja warga Desa Cikidang Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sukses membudidayakan peternakan bebek petelur.

Remaja yang akrab dipanggil Falih memanfaatkan bekas kandang ayam petelur milik orang tuanya untuk peternakan bebek petelur.

Menurut Falih, dia melihat video di YouTube dan terinspirasi beternak bebek sebagai salah satu ternak unggas penghasilan telur yang cukup potensial.

“Awalnya melihat ada kandang yang tak terpakai milik orang tuanya dan terinspirasi setelah melihat YouTube untuk beternak bebek petelur. Saya menyisihkan uang jajan untuk ditabung, untuk membeli 200 ekor bebek. Setelah produksi saya tabungkan uang hasil penjualan telur untuk membeli 200 indukan. Saya kini sudah memiliki 800 ekor dan usaha ini akan saya kembangkan karena pasar kewalahan”, kata Falih Nur Muwaffiq.

Berbekal modal awal 200 ekor bebek seharga Rp15 juta. Dari hasil penjualan telur yang ditabung, remaja sekaligus santri lulusan pondok pesantren modern Zam-zam, kini sudah memiliki 800 ekor bebek.

Usaha yang ditekuni setahun lalu, dari 200 ekor bebek petelur, Falih kini memiliki 800 ekor bebek yang dibelinya dari kabupaten Brebes.

Dari peternakan bebek ini, Falih setiap harinya menghasilkan 500 butir telur bebek dengan total hasil penjualan sebanyak Rp1.100.000 per hari.

Telur bebek dari peternakan ini, selain dijual ke warung banyak juga pedagang yang mengambil langsung ke kandang. Falih bertekad akan terus mengembangkan usaha ini.

Keberhasilan dirinya membudidayakan bebek petelur mendorong dan memotivasi warga setempat. Banyak dari mereka berdatangan ke kandang untuk melihat langsung cara membudidayakan peternakan bebek sekaligus belajar.

Salah satunya Yitno, ia mengaku sangat terinspirasi seorang remaja yang mau melakukan kegiatan usaha peternakan bebek.

“Secara kebetulan saya lewat, ada peternakan ayam petelur tapi isinya bebek dan unik. Saya tertarik dan terinspirasi apalagi pengelolanya anak muda. Saya banyak belajar dan ingin mencoba”, kata Yitno.

Setelah melihat dan belajar langsung, dirinya pun ingin membuka usaha peternakan bebek petelur. (Kus)

 

 

Kus Woro

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

15 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

16 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

17 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

19 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

1 hari ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

2 hari ago