Komisioner Bawaslu di Probolinggo Hobi Karaoke. (ilustrasi: Google)
Kota Probolinggo – Kelakuan salah satu oknum Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo tak patut ditiru yang memiliki hobi nyanyi atau karaoke, namun membuat resah dan mendapat keluhan.
Pasalnya, meski hobi karaoke namun seringkali ngebon atau ngutang setelah pestanya selesai. Tak ayal, para Lady Companion (LC) sering telat dibayar ketika mendampingi oknum Komisioner tersebut karaoke.
Selain para LC yang menemaninya telat dibayar, pembayaran untuk minuman dan room (Kamar Karaoke) sering ditunda hingga berminggu-minggu. Hal inilah yang kemudian membuat salah seorang oknum Komisioner Bawaslu Kabupaten Probolinggo dikeluhkan.
“Sering nge bon (Hutang) kalau acara di sini mas. Mau ditolak tapi dia sudah jadi langganan, mau gimana lagi,” kata salah seorang karyawan tempat karaoke yang enggan disebut namanya, Jum’at (27/6/2025).
Menanggapi hal itu, salah satu Tokoh Masyarakat di Kabupaten Probolinggon, M. Toyyib Alghoffar menyebut, jika hobi salah satu oknum Kabupaten Probolinggo itu sudah tidak patut ditiru. Terlebih, Pemkab Probolinggo masih dalam misi memberantas minuman keras (Miras).
“Baik itu Komisioner Bawaslu atau KPU ini menjadi suri tauladan. Karena mereka juga memiliki peran besar bagi terbentuknya pemerintah yang bersih dari hal-hal yang negatif,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Toyyib.
“Kalau hobi mereka karaoke meskipun kita tidak tahu saat karaoke ditemani LC atau tidak tetap tidak elok. Lebih parahnya lagi sampai dikeluhkan penyedia karaoke. Ini sudah membuktikan moral sudah rusak,” pungkasnya.
Sementara Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda mengecam salah satu oknum Komisioner Bawaslu yang memiliki hobi karaoke terlebih sering hutang ketika melampiaskan hobinya tersebut.
“Terimakasih informasinya, kami LSM LIRA akan melakukan investigasi atas dugaan ketua Bawaslu yang menghambur-hamburkan uang untuk hobi itu, apakah uang yang digunakan hasil korupsi atau tidak,” ujar Salam.
“Jika nantinya memang ditemukan ada penyelewengan anggaran dana hibah dari Pemkab Probolinggo, kami pastikan akan kami bawa ke ranah hukum,” kecam mantan Aktivis Surabaya itu.
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…