Sukses Jual Bonsai Seharga Rp7 Juta-Rp125 Juta, Omzet Jutaan Rupiah Setiap Penjualan
Banyumas – Seorang pria di kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sukses menjadi penjual tanaman kerdil atau bonsai. Usaha yang awalnya hanya sebagai pecinta bunga, kini menjadi usaha yang sangat menjanjikan. Omzetnya pun jutaan rupiah untuk setiap penjualan.
Adalah Joko penghobi sekaligus penjual tanaman kerdil atau bonsai yang dilakukan di halaman rumahnya, di desa Adisara kecamatan Jatilawang Banyumas Jawa Tengah. Ratusan tanaman bonsai beragam jenis ia miliki dan rutin dirawat dengan baik.
Joko mengaku menyukai tanaman baginya adalah hoby, namun dari hobi tersebut timbul ide untuk mulai menggeluti usaha tanaman bonsai. Usaha bisnis bonsai ini sudah dimulai sejak tahun 2006, dimana rata-rata usia bonsai sudah berumur belasan tahun dan sering mengikuti kontes.
“Awalnya saya pencinta bunga, saat itu saya main ke tempat teman dan melihat ada tanaman kecil tapi bagus ternyata namanya bonsai. Saya diberi tanaman sama temen kemudian saya rawat sampai besar ternyata ada yang nawar harga mahal. Saya jual bonsai itu dan kemudian saya belajar justru senang usaha bonsai sampai sekarang hingga ikutan kontes. Saya jual bonsai online ada ke Depok Klaten dan kota lainnya. Koleksi bonsai saya ada 150 baik yang jadi dan setengah jadi. Kalau perawatan sangat mudah”, kata Joko penghobi dan penjual bonsai.
Bapak dua anak ini tak sekedar hobi terhadap tanaman bonsai saja, bahkan dirinya rela mencari akar tanaman bonsai ke hutan baik di luar maupun di wilayah Banyumas. Setelah didapat, tanaman-tanaman tersebut kemudian dibawa pulang untuk dirawat.
Cara merawat bonsai menurutnya tidak sulit namun perlu ketekunan dan kesabaran.
Joko memiliki banyak jenis tanaman bonsai yang dirawat kemudian dijual dengan harga yang telah disepakati, mulai dari bonsai kimeng, kabesak putih, sancang, anting putri, serut serta bonsai jambu kerikil.
Harga jual bonsai bervariasi mulai dari 7 juta rupiah untuk jenis serut, sampai yang paling mahal jenis anting putri dengan harga 125 juta rupiah, tergantung dari jenis tanaman dan nilai artistik hingga tingkat kesulitannya dalam merangkai dahan.
Selain itu pameran dan kontes dalam festival bonsai diikuti. Beberapa kali ajang pameran dan kontes bonsai di Banyumas Raya hingga beberapa kota di Jawa Tengah diikuti hingga beberapa piagam telah didapat. (Kus)
Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…
Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…
Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…
Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…
Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…