Categories: News

Warga Tidak Berkenan, Pasien PDP Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19

eportal.id, Probolinggo – Perempuan berusia (62) yang dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Probolinggo, yang dirawat di RSUD Tongas, akhirnya meninggal dunia. Jumat (5/6/2020).

Pasien PDP asal Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, sebelumnya dirawat di RSUD Bhayangkara Porong dan dirujuk ke RSUD Tongas sejak tanggal (2/6/2020) kemarin. Setelah dirawat oleh tim medis namun akhirnya nyawanya tidak bisa tertolong.

Korban yang didiagnosa memiliki riwayat sakit jantung, diabetes, sesak nafas dan TB paru, kondisi kesehatannya sudah sakit parah saat dirujuk ke RSUD Tongas.

Mengantisipasi penolakan warga untuk dimakamkan di kampung halamannya, akhirnya tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Probolinggo bersama keluarganya, memutuskan jasad pasien PDP dimakamkan di tempat pemakaman khusus COVID-19 di bebukitan Gunung Bentar, di Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Menurut Ugas Irwanto, Kordinator Pengamanan dan Gakkum Gugus Tugas COVID-19 kabupaten Probolinggo, pasien masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) reaktif, setelah keputusan bersama, kita putuskan dimakamkan di lokasi TPU khusus COVID-19 di Kabupaten Probolinggo, di Desa Curah Sawo, Gending.

“Pasien PDP reaktif ini, awalnya dirawat di RSUD Bhayangkara Porong, karena identitas warga Kecamatan Pakuniran Probolinggo, dirujuk ke RSUD Tongas, dan karena kondisinya kritis, akhirnya meninggal dunia, dan sepakat dimakamkan di pemakaman -/ TPU khusus COVID-19 di Desa Curah Sawo”, tegas Ugas saat di konfirmasi.

Juga dikatakan dr. Anang Budi Yoelijanto, Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Satgas COVID- 19 Kabupaten Probolinggo, pasien meninggal dunia rujukan dari RSUD Bhayangkara Porong, korban menderita sakit TB paru, jantung, sesak nafas dan ada diabetesnya, namun hasilnya non reaktif.

“Awalnya pasien di rawat di RSUD Bhayangkara Porong, dan di rujuk ke RSUD Tongas, korban sudah menderita penyakit TB paru, sesak nafas dan jantung serta diabetes, dan hasilnya non reaktif”, jelas dr. Anang saat dihubungi.

Hingga saat ini, pasien positif COVID- 19 di Jawa Timur, yang terbanyak asal Kabupaten Probolinggo dan Kota Surabaya. (Risty)

Risty Rofiq

View Comments

Recent Posts

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia

Alumni ITB 1975 Sambangi Kebun Durian Bhinneka Bawor Banyumas, Bukti Durian Lokal Kian Mendunia Banyumas…

12 jam ago

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi

Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pangkep, Pimpin Apel Arahan dan Beri Apresiasi Personel Berprestasi Pangkep —…

13 jam ago

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban

Kepadatan Kapal di Pelabuhan Muara Angke Picu Keluhan Pengusaha, Polisi dan UPPP Lakukan Penertiban Jakarta…

14 jam ago

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur

Audit Inspektorat Dipersoalkan, Kades Klapagading Kulon Temui Gubernur Semarang — Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan…

16 jam ago

Teknologi Jaringan, Pergeseran Wilayah Geopolitik Baru Dan Posisi Strategis Indonesia

Perkembangan geopolitik dunia memasuki babak baru, dengan semakin berkembangnya teknologi informasi (TI) yang memasuki fase…

23 jam ago

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis(Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas

Dinas Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual, Indikasi Geografis (Durian Bhineka Bawor) Lindungi Varietas Unggulan Banyumas Banyumas…

1 hari ago