Pelatihan JULEHA di FKIK Unismuh Makassar: Kemenag Sulsel Dukung Penuh Profesionalisasi Juru Sembelih Halal

Pelatihan JULEHA di FKIK Unismuh Makassar: Kemenag Sulsel Dukung Penuh Profesionalisasi Juru Sembelih Halal

Pelatihan JULEHA di FKIK Unismuh Makassar: Kemenag Sulsel Dukung Penuh Profesionalisasi Juru Sembelih Halal

Makassar, 4 Juni 2025 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang diselenggarakan di Aula FKIK Lantai 1, Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), antusiasme peserta semakin meningkat. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan bagian dari inisiatif nasional bertema “1 Masjid 1 Juleha”.

Pelatihan ini terselenggara atas kolaborasi antara Bank Indonesia, JULEHA Indonesia, Universitas Muhammadiyah Makassar, serta didukung penuh oleh Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan (Kemenag Sulsel), bersama mitra strategis lainnya. Kehadiran Kemenag Sulsel menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal.

Pada hari ketiga, materi pelatihan difokuskan pada praktik teknis penyembelihan yang sesuai syariat Islam, termasuk tata cara penggunaan alat, manajemen kebersihan, serta etika dan spiritualitas dalam penyembelihan hewan. Narasumber menekankan pentingnya profesionalisme, kompetensi, dan pemahaman mendalam terhadap standar halal yang telah ditetapkan oleh MUI dan pemerintah.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan upaya Kemenag dalam memperluas edukasi halal dan meningkatkan kapasitas SDM di tingkat masjid maupun masyarakat umum,” ungkap perwakilan Kemenag Sulsel yang hadir dalam sesi sambutan.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, termasuk perwakilan takmir masjid, rumah potong hewan, dan masyarakat umum yang ingin berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal.

Dengan pelatihan ini, diharapkan setiap masjid memiliki juru sembelih yang tersertifikasi, mampu menjaga mutu penyembelihan halal, serta menjadi pelopor edukasi halal di tengah masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *