Begal Handphone di Waduk Pluit Hingga Korban Kena Bacok, 3 Pelajar Ditangkap
Jakarta – Kepolisian Polsek Metro Penjaringan menangkap pelajar pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di kawasan Waduk Pluit pada Minggu (15/6/2025) lalu. Pelaku yang berjumlah enam pelaku yang diburu, tiga di antaranya sudah tertangkap dan kini ditahan di Mapolsek Metro Penjaringan.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea, ketiga pelaku yang sudah diamankan masih di bawah umur.
“Pelaku kami amankan pada 16 Juni 2025 di rumah masing-masing. Dengan total pelaku ada enam dan berhasil mengamankan tiga. Yang kami amankan statusnya masih anak-anak, masih aktif sebagai pelajar sekolah,” ungkap Sampson, Selasa (24/6/2025).
Berawal kasus pembegalan ini terjadi di kawasan Waduk Pluit saat korban, MFS (20), tengah menemui kenalannya melalui aplikasi kencan. Bermodus menggunakan profil wanita di aplikasi kencan itu adalah akun palsu yang dioperasikan para pelaku.
“Jadi mereka membuat akun palsu seolah-olah perempuan dan korban memesan, dan berjanji di suatu tempat di Rusun Waduk Pluit, pelaku langsung datang berenam dan melakukan percobaan pembegalan dengan menggunakan sajam samurai,” ungkap Sampson.
Setelah bertemu di Waduk Pluit, para pelaku pun mencoba merampas handphone milik korban. Para pelaku juga sempat mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Kemudian, korban berupaya melawan hingga kedua tangannya terkena luka bacok.
“Korban mengalami luka sayat di bagian tangan karena menahan sajam pelaku,” jelas Sampson.
Saat ini, tiga pelaku yang sudah ditangkap masing-masing ialah AS (16), SI (17), dan SS (17). Ketiganya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Para pelaku terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.
(Wahyuni Adina Putri)

















