Warga Pidie Jaya Mengungsi ke Masjid yang Dibangun AGP

Jakarta – Ratusan warga Gampong Nanggroe Timur, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh mengungsi ke Masjid Al-Kautsar di Pidie Jaya pasca banjir dahsyat yang terjadi pada 26 November 2025. Masjid yang berada di sisi jalan nasional di Pidie Jaya tidak terdampak banjir dan longsor sehingga menjadi pilihan bagi warga untuk menyelamatkan diri berhari-hari ke di masjid yang dibangun oleh Artha Graha Peduli (AGP) dan diresmikan oleh pendiri AGP Tomy Winata pada 6 Juni 2017. Masjid ini dibangun setelah terjadi gempa tektonik pada Desember 2016 di Pidie Jaya.

“Alhamdulillah, sekitar 200 warga mengungsi ke masjid ini. Ada Sebagian yang mengungsi ke rumah kerabatnya. Masjid itu sebagai Posko Banjir,” kata Rizzami warga Gampong Nanggroe Timur, Pidie Jaya, Senin (8/12/2025).
Rizzami menyatakan setelah air surut, puluhan warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumahnya dari lumpur. Disebutkan hari ini listrik sudah menyala dan dalam rumah sudah bisa dibersihkan.
“Sekarang pengungsi sudah kembali ke rumah. Dapur umum yang selama ini ada di masjid sudah dipindahkan ke kantor keuchik (lurah),” terangnya.

Banjir dan longsor yang terjadi Sumatera Barat, Sumatara Utara, dan Aceh terjadi pada 26 November 2025 telah menyebabkan sekitar 1.000 warga meninggal dunia, kerusakan ribuan rumah dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *