Banjir di Kapuk Muara, Tni Evakuasi Sejumlah Warga Dan Beri Bantuan

Banjir di Kapuk Muara, Tni Evakuasi Sejumlah Warga Dan Beri Bantuan

Jakarta – Banjir dikawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara hingga Jumat sore. Ketinggian air di lokasi ini mencapai 50-80 sentimeter, membuat warga setempat kesulitan beraktivitas.

Sejumlah warga Kapuk Muara akhirnya dievakuasi TNI dan petugas gabungan lainnya menggunakan perahu karet, untuk membantu mobilitas warga.

Seorang lansia juga tampak dibantu turun dari perahu karet dari Jalan Duta Harapan Indah menuju RW 02. Begitu juga dengan masyarakat yang hendak bekerja di wilayah tersebut, turut menggunakan perahu karet untuk mobilitas mereka.

Menurut Danramil 02/Penjaringan, Kapten Inf Noldy Delius Stepanus Tana, pihaknya mengerahkan 15 personel dalam penanganan banjir di lokasi tersebut. Noldy menegaskan, banjir ini dikarenakan hujan dan juga luapan Kali Angke.

“Kami membantu evakuasi warga dan memberikan bantuan makanan ataupun snack kepada warga sekitar yang terdampak,” kata Kapten Noldy, di Kapuk Muara, Jumat, 23 Januari 2026.

Dalam evakuasi dan bantuan makanan, TNI mengerahkan sejumlah prajurit dari Kodim 0502/JU, Koramil 02/Penjaringan dan Prajurit Yonif Teritorial Pembangunan 843/PYV dan Yonif Teritorial Pembangunan 899/BSG.

TNI juga berkoordinasi dengan Puskesmas Penjaringan untuk mengerahkan tim medis yang membawa obat-obatan bagi warga yang terdampak banjir.

“Kami mendukung tim kesehatan untuk membawa obat-obatan dan tenaga medis ke daerah RT 6 RW 2 di mana tempat tersebut ketinggian airnya lumayan tinggi 80 sentimeter,” kata Noldy.

Tim medis dan paket obat-obatan juga diangkut menggunakan perahu karet ke dalam lokasi banjir untuk menjangkau para warga yang terdampak.

Sejauh ini total pengungsi yang berasal dari warga di Jalan Duta Harapan Indah RT 06 RW 02 Kelurahan Kapuk Muara, ada sebanyak 91 orang. Puluhan warga ini mengungsi di Masjid Nurul Jannah diantaranya 31 laki-laki, 35 perempuan, 6 lansia, 6 anak, dan 13 balita.

“Kita lakukan pengecekan kesehatan untuk yang sakit di sana, jika ada yang flu, tenaga medis ada yang stand by di sana,” kata Noldy.

(Wahyuni adina putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *