Hijau di Tengah Kota, RW 07 Sokanegara Optimalkan Lahan Sempit Lewat ASMAN TOGA

Hijau di Tengah Kota, RW 07 Sokanegara Optimalkan Lahan Sempit Lewat ASMAN TOGA

Purwokerto – Di tengah padatnya kawasan perkotaan, RW 07 Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, tampil menonjol dengan lingkungan hijau dan asri. Ratusan tanaman obat keluarga (TOGA) tumbuh subur di pekarangan rumah warga, lorong kampung, hingga sudut-sudut lahan sempit. Upaya ini mengantarkan RW 07 menjadi salah satu lokasi kunjungan tim penilai dalam Lomba ASMAN TOGA tingkat Kecamatan Purwokerto Timur.
Lomba ASMAN TOGA (Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga) yang digelar Puskesmas Purwokerto Timur II tersebut diikuti oleh 12 Rukun Warga (RW) . Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga melalui pemanfaatan tanaman obat sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan.

Ketua Tim Penggerak PKK RW 07, Eni Utari, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme warga. Menurutnya, keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk menciptakan lingkungan yang produktif dan indah.

“Memang lahannya sempit, tapi bisa kita manfaatkan. Di sini tidak hanya ada TOGA, tetapi juga sayuran dan tanaman keras. Manfaatnya luar biasa bagi warga,” ujarnya.
Beragam jenis tanaman obat tumbuh di RW 07, mulai dari jahe, kunyit, seledri, beluntas, daun saga, belimbing wuluh, hingga tanaman herbal lainnya. Tanaman-tanaman tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari obat tradisional untuk keluhan ringan seperti masuk angin hingga bahan masakan dapur.
Selain menanam TOGA, kreativitas warga juga terlihat dari aktivitas ibu-ibu PKK yang mengolah hasil pekarangan menjadi makanan tradisional sehat. Upaya ini tidak hanya mendukung kesehatan keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Kepala Puskesmas Purwokerto Timur II, Naluri Widya Ningsih, menjelaskan bahwa lomba ASMAN TOGA digelar sebagai bentuk edukasi kesehatan berbasis masyarakat.
“Harapannya setiap keluarga memiliki tanaman obat sendiri. Dengan begitu, masyarakat bisa memanfaatkan TOGA untuk mengatasi keluhan kesehatan ringan sekaligus memanfaatkan lahan pekarangan, baik yang luas maupun sempit,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep ASMAN TOGA juga mendorong integrasi pemanfaatan lahan, seperti mengombinasikan tanaman obat, sayuran, dan perikanan kecil yang hasilnya dapat dimanfaatkan langsung oleh warga.
Camat Purwokerto Timur, Oka Yudhistira Pranayudha, turut mengapresiasi kekompakan warga RW 07. Ia mengaku terkejut melihat praktik ASMAN TOGA yang berkembang baik di wilayah perkotaan.
“Ini luar biasa. Di tengah kota masih ada kelompok masyarakat yang kompak menanam TOGA dan bahkan dikombinasikan dengan perikanan. Harapannya ini bisa ditularkan ke RW lain dan generasi muda,” ungkapnya.
Melalui lomba ini, RW yang berprestasi diharapkan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kecamatan Purwokerto Timur. Lebih dari sekadar lomba, ASMAN TOGA menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran hidup sehat, mandiri, dan ramah lingkungan.
Bagi warga RW 07 Sokanegara, hijau yang tumbuh di lahan sempit bukan sekadar tanaman, melainkan simbol kebersamaan, kepedulian, dan harapan akan kualitas hidup yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *