Angin Kencang Terjang Banyumas, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Angin Kencang Terjang Banyumas, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Banyumas – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, selama tiga hari terakhir mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tumiyang dan Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, dan menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan milik warga.

Hembusan angin yang cukup kuat menerjang puluhan rumah di wilayah tersebut. Di Desa Tumiyang, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa pohon petai berukuran besar yang tumbang. Selain itu, bangunan tarub yang disiapkan untuk kegiatan pengajian di Masjid Al Ikhlas juga ikut rusak akibat terjangan angin kencang. Sementara itu, satu rumah warga di Desa Semedo turut terdampak kejadian serupa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Salah seorang warga terdampak, Kiswah, mengaku kejadian terjadi secara tiba-tiba saat dirinya berada di dalam rumah. Ia mendengar suara gemuruh cukup keras sebelum akhirnya genteng rumahnya berjatuhan. Pohon petai yang tumbang menimpa rumahnya diduga memiliki akar yang sudah lapuk sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang.
Menanggapi kejadian tersebut, aparat gabungan dari TNI, Polri, serta unsur terkait langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Danramil 15 Pekuncen, Lettu Inf Joko Sehono, mengatakan pihaknya bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan material pohon tumbang.
“Kami dari TNI bersama aparat terkait langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Kami bersama masyarakat, Polri, dan unsur terkait melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan pohon tumbang. Kami juga mengimbau warga agar waspada terhadap angin kencang, terutama rumah yang berada dekat pohon besar agar segera ditebang guna mencegah kejadian serupa,” ujarnya.
Hingga saat ini, angin kencang masih terjadi di sejumlah wilayah Banyumas. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari saat hembusan angin cenderung lebih kuat.
Masyarakat juga diminta memangkas atau menebang pohon besar yang berada di dekat rumah guna mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga Jumat siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *