Bantuan Ternak Baznas Cilacap Diharapkan Tekan Angka Kemiskinan
Cilacap – Baznas Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bekerjasama dengan PT Sumber Segara Primadaya menyalurkan bantuan ternak melalui Program Cilacap Makmur, Selasa (30/09/2025). Program ini diharapkan mampu menjadi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap.
Penyaluran bantuan ternak kali ini tidak hanya berupa domba, namun juga mulai mengembangkan ternak ayam dan bebek. Sebanyak 18 titik penerima bantuan telah tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap. Acara penyaluran berlangsung di halaman TPQ Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten.
Ketua Baznas Cilacap, Irfan Rahmat, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya agar program bantuan ternak ini berkelanjutan dan mampu memberi manfaat luas. “Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Insya Allah bukan yang terakhir dan kita harapkan terus berlanjut. Sementara dombanya ada sekitar 18 titik. Harapan kami Cilacap bisa menjadi sentra ternak domba dan mendukung kebutuhan baik untuk masyarakat di sini maupun daerah lain,” ungkapnya.
Menurut Baznas, melalui sektor peternakan dan pertanian masyarakat dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menekan angka kemiskinan yang saat ini masih sekitar 11 persen di Cilacap.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku sudah mulai merasakan manfaat dari program tersebut. Salah satunya Tofik Hidayat, warga Desa Tinggarjaya, Kecamatan Sidareja. Ia menerima bantuan 11 ekor kambing sejak 2024. Kini, kambing tersebut telah berkembang menjadi 14 ekor. “Alhamdulillah, dari 11 ekor bantuan, sudah beranak 6 ekor, tahun berikutnya beranak 8 ekor. Jadi total sekarang ada 14 ekor. Kami belajar pakan semi modern dengan silase, sehingga ternak sehat dan produktif,” ujarnya.
Dari hasil ternak tersebut, Tofik mengaku nilai ekonominya kini mencapai lebih dari Rp20 juta, dengan harga pasar sekitar Rp1,5 juta per ekor. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai penjahit ini berharap program bantuan ternak terus berlanjut dan dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga Cilacap.
Melalui Program Cilacap Makmur, Baznas Cilacap menargetkan masyarakat bisa lebih mandiri dalam bidang ekonomi, sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan daerah.
Cilacap – Baznas Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, bekerjasama dengan PT Sumber Segara Primadaya menyalurkan bantuan ternak melalui Program Cilacap Makmur, Selasa (30/09/2025). Program ini diharapkan mampu menjadi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap.
Penyaluran bantuan ternak kali ini tidak hanya berupa domba, namun juga mulai mengembangkan ternak ayam dan bebek. Sebanyak 18 titik penerima bantuan telah tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap. Acara penyaluran berlangsung di halaman TPQ Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten.
Ketua Baznas Cilacap, Irfan Rahmat, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya agar program bantuan ternak ini berkelanjutan dan mampu memberi manfaat luas. “Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Insya Allah bukan yang terakhir dan kita harapkan terus berlanjut. Sementara dombanya ada sekitar 18 titik. Harapan kami Cilacap bisa menjadi sentra ternak domba dan mendukung kebutuhan baik untuk masyarakat di sini maupun daerah lain,” ungkapnya.
Menurut Baznas, melalui sektor peternakan dan pertanian masyarakat dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menekan angka kemiskinan yang saat ini masih sekitar 11 persen di Cilacap.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku sudah mulai merasakan manfaat dari program tersebut. Salah satunya Tofik Hidayat, warga Desa Tinggarjaya, Kecamatan Sidareja. Ia menerima bantuan 11 ekor kambing sejak 2024. Kini, kambing tersebut telah berkembang menjadi 14 ekor. “Alhamdulillah, dari 11 ekor bantuan, sudah beranak 6 ekor, tahun berikutnya beranak 8 ekor. Jadi total sekarang ada 14 ekor. Kami belajar pakan semi modern dengan silase, sehingga ternak sehat dan produktif,” ujarnya.
Dari hasil ternak tersebut, Tofik mengaku nilai ekonominya kini mencapai lebih dari Rp20 juta, dengan harga pasar sekitar Rp1,5 juta per ekor. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai penjahit ini berharap program bantuan ternak terus berlanjut dan dapat dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak warga Cilacap.
Melalui Program Cilacap Makmur, Baznas Cilacap menargetkan masyarakat bisa lebih mandiri dalam bidang ekonomi, sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan daerah.












