Insiden terjadi sekitar pukul 22.45 WIB di Kafe Asyiq, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Pemilik kafe, Muhammad Asnawi Sofyan, mengatakan serangan terjadi secara tiba-tiba saat dirinya sedang melakukan kontrol rutin.
“Awalnya mereka hanya melintas di depan kafe. Kami tidak menaruh curiga, tapi tiba-tiba mereka masuk dan membuat keributan tanpa alasan yang jelas,” ungkap Asnawi, Minggu (26/10/2025).
Menurut Asnawi, sebagian pelaku mengenakan atribut perguruan silat, sementara lainnya hanya berpakaian serba hitam dan mengenakan masker. Beberapa di antara mereka terlihat membawa senjata tajam.
“Rata-rata masih muda. Ada yang membawa sajam, bahkan sempat melempari batu ke arah pengunjung. Kami benar-benar tidak tahu apa motifnya,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, para pengunjung panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Karyawan kafe berusaha menenangkan situasi serta mencegah kerusuhan agar tidak menimbulkan korban jiwa.
“Kami langsung membuat barikade seadanya. Syukurlah tidak ada yang terluka. Begitu kami dekati, mereka akhirnya bubar dengan sendirinya,” tambah Asnawi.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Asnawi berharap aparat segera mengambil tindakan tegas terhadap kelompok gengster yang semakin meresahkan warga.
Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Zaenal Arifin membenarkan adanya laporan penyerangan tersebut.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait penyerangan di sebuah kafe wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Perkembangan lebih lanjut akan segera kami sampaikan,” ujarnya.











