Banyumas – Di tengah pembagian bantuan beras untuk warga, beredar isu soal beras oplosan dan takaran beras yang diduga tidak sesuai. Menanggapi hal itu, Kepala Desa Banjaranyar, Wibowo, langsung turun tangan melakukan pengecekan ke lokasi penyaluran.
Kepala Desa Banjaranyar Robi Wibowo menjelaskan bahawa, Sebanyak 771 warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, menerima bantuan beras masing-masing 20 kilogram, dibagi dalam dua karung. Proses pembagian berlangsung sejak pagi dan berjalan tertib. Namun, muncul kekhawatiran dari sebagian warga soal kebenaran isu beras campuran dan takaran yang dianggap kurang.
“Ya, kami dengar isu itu, makanya saya turun langsung. Kami timbang sendiri di lokasi, ternyata beratnya sesuai. Sepuluh kilogram ya benar sepuluh kilogram,” jelas Wibowo kepada media, Kamis (31/07/2025).
Tak hanya menimbang, Wibowo juga ikut mengantar langsung bantuan beras kepada warga lanjut usia (lansia), sekaligus memeriksa isi karung beras di rumah warga.
“Kami buka karungnya, lihat langsung, dan alhamdulillah isinya beras bagus. Tidak ada campuran atau kerusakan. Ini untuk memastikan bahwa warga kami dapat bantuan yang layak,” tegasnya.
Menurut Wibowo, tidak ada keluhan serius dari warga soal kualitas maupun takaran beras. Meski begitu, ia mengakui masih ada warga yang belum terdata sebagai penerima bantuan, dan hal ini menjadi catatan penting bagi pihak desa.
“Harapan kami, ke depan data penerima bisa diperbaiki. Yang betul-betul berhak, ya harus masuk. Dan pembagian kalau bisa jangan langsung dua karung sekaligus, biar lebih merata dan tidak menimbulkan kesan tidak adil,” tambahnya.
Ia juga menyatakan komitmen pemerintah desa untuk terus mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan transparan.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Kasirah (64), mengaku senang mendapatkan bantuan beras. “Seneng banget, nanti buat dimasak di rumah. Lumayan buat kebutuhan beberapa minggu,” katanya penuh syukur.
Warga berharap bantuan semacam ini terus berlanjut agar dapat meringankan beban ekonomi, khususnya bagi keluarga-keluarga kurang mampu di desa.
Isu Beras Oplosan, Kades Banjaranyar Pastikan Kualitas dan Takaran Sesuai: “Kami Turun Langsung ke Lapangan”
Isu Beras Oplosan, Kades Banjaranyar Pastikan Kualitas dan Takaran Sesuai: “Kami Turun Langsung ke Lapangan”













