Oki Febrianto, Pemuda Keracak, Dikeroyok Usai Pertandingan Antar-RW

Oki Febrianto, Pemuda Keracak, Dikeroyok Usai Pertandingan Antar-RW
Banyumas – Laga sepak bola antar-RW di Desa Kracak Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/09/2025), berubah ricuh setelah seorang penonton sekaligus warga Desa Keracak, RT 6 RW 2, bernama Oki Febrianto, diduga menjadi korban penganiayaan sekelompok orang.

Kejadian bermula saat pertandingan babak final antara RW 5 melawan RW 8 tengah berlangsung. Menurut keterangan Oki, insiden pertama terjadi ketika dirinya ikut merayakan gol RW 5 bersama penonton lain. Namun, ia justru diincar oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari Desa Parakan.

“Semua orang ke tengah lapangan saat gol pertama, tapi saya yang dikejar. Lalu di babak pertama, dua orang beriniaial Aan dan Nanang mendatangi saya dan melarang untuk melakukan hal yang sama lagi,” ujar Oki.

Merasa terancam, pada gol berikutnya Oki memilih tidak turun ke lapangan. Namun, selepas pertandingan usai, saat berbincang dengan rekannya di sekitar lokasi, ia kembali didatangi sejumlah orang. “Mereka langsung marah, menghina, dan tanpa bicara panjang langsung memukul saya. Baju saya sampai sobek,” ungkapnya.

Oki mengaku sempat meludah ke arah bawah karena spontanitas menjawab celotehan, namun hal itu dianggap provokasi oleh kelompok tersebut sehingga ia dihajar tanpa ampun.

Yang mengejutkan, lanjut Oki, dirinya juga didatangi oleh Oknum Kepala Desa Keracak, yang saat itu berada di lokasi. Alih-alih menenangkan situasi, Oki menyebut sang kades justru mencekik lehernya sambil mengatakan, “Saya tidak akan mundur.”

Tak berhenti di situ, setelah diamankan ke pos ronda RW 5, Oki kembali didatangi sekitar 10–15 orang yang dipimpin langsung oleh Oknum Kades. Ia mengaku kembali dicekik dalam kondisi masih trauma akibat penganiayaan sebelumnya.

Kades Kracak Darsito saat dikonfirmasi terkait perihal itu menuturkan insiden yang beredar di media sosial adalah berita hoax.

“Berita hoax ini anaknya yg ngaploud barusan kerumah meminta maaf dengan didampingi oleh bapaknya dan pak RW,” kata Darsito via WA, hari Minggu 14 September 2025 malam.

Sedangkan Kapolsek Ajibarang AKP Karseno yang dihubungi belum memberikan jawaban terkait insiden tersebut.

Hingga berita ini diturunkan dan berdasarkan informasi di lapangan, dua korban penganiayan Oki Febrianto dan Hadi Prabowo, sedangkan Oki berada di kantor Polsek Ajibarang untuk pemeriksaan kejadian yang dialaminya. Oki menambahkan ia siap menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *