Jakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kepulauan Seribu bersiap memasuki babak baru. Dapur yang berlokasi di Cipinang Muara, Jakarta Timur, ini dijadwalkan akan diresmikan secara serentak bersama SPPG lain di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto pada bulan Oktober 2025 ini.
Kesiapan operasional SPPG ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
AKBP Argadija Putra, S.I.K., M.H., selaku Kapolres Kepulauan Seribu, memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar. Meski secara administrasi berada di wilayah Jakarta Timur (Jatinegara), dapur ini akan melayani target penerima manfaat dalam jumlah besar.
Total sasaran penerima MBG dari dapur SPPG Polres Kepulauan Seribu di Cipinang Muara mencapai 3.958 orang. Angka ini mencakup pelajar dari 13 sekolah yang menjadi titik distribusi utama.
Kapolres Argadija Putra menyoroti pentingnya SPPG ini dalam menjaga kualitas gizi anak-anak, meskipun lokasinya berada di luar wilayah teritorial Kepulauan Seribu. Pemilihan lokasi di daratan ini didasarkan pada pertimbangan optimalisasi dan penjangkauan kuota penerima manfaat di bawah arahan Polda Metro Jaya.
Detail Dapur SPPG dan Mitra Pelaksana Dapur operasional SPPG Polres Kepulauan Seribu berlokasi di Jl. Kesadaran IV No. 14A RT 005/001, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Untuk menjamin kualitas dan kelancaran distribusi makanan bergizi, Polres Kepulauan Seribu menggandeng mitra pelaksana terpercaya.
Nama Mitra SPPG Cipinang Muara: PT. Delapan Saudara Sejahtera Dengan sinergi antara Polri, mitra pelaksana, dan dukungan penuh dari Istana, peresmian ini diharapkan menjadi momentum penguatan ketahanan gizi nasional, khususnya bagi para pelajar di wilayah Jakarta.
“Kami berkomitmen penuh agar makanan yang disajikan adalah makanan terbaik, higienis, dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak bangsa,” tegas AKBP Argadija Putra.
Rencananya, peresmian serentak oleh Presiden Prabowo ini akan menjadi penanda dimulainya distribusi massal makanan bergizi dari SPPG ke sekolah-sekolah sasaran.
(Wahyuni adina putri)











